LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Gus Solah Nilai Jokowi dan Prabowo Salah Data atau Salah Omong Tidak Bermaksud Bohong

Tokoh Nahdlatul Ulama (NU) Salahuddin Wahid alias Gus Solah mengaku prihatin dengan atmosfer Pilpres 2019. Khususnya terkait para pendukung capres Joko Widodo dan Prabowo Subianto yang memberikan penilaian sepihak, bahkan membuat laporan kepolisian soal informasi yang disebut bohong dari keduanya.

2019-02-21 08:48:00
Salahuddin Wahid
Advertisement

Tokoh Nahdlatul Ulama (NU) Salahuddin Wahid alias Gus Solah mengaku prihatin dengan atmosfer Pilpres 2019. Khususnya terkait para pendukung capres Joko Widodo dan Prabowo Subianto yang memberikan penilaian sepihak, bahkan membuat laporan kepolisian soal informasi yang disebut bohong dari keduanya.

"Ada mengadukan kemarin karena presiden bohong. Dalam debat kemarin, presiden menyampaikan data yang diperoleh dari orang sekelilingnya, data itu salah. Jadi tidak ada presiden (bermaksud) untuk bohong, tidak ada. Dia salah-salah omong atau salah data, tapi kan tidak bermaksud bohong," tutur Gus Solah di Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur, Rabu (20/2).

Begitu pun dengan Prabowo, lanjut Gus Solah, ketika membicarakan ke publik tentang pemukulan Ratna Sarumpaet tidak ada niat untuk berbohong.

Advertisement

"Ratna Sarumpaet berbohong kepada Pak Prabowo, jadi Pak Prabowo kurang hati-hati dalam menerima informasi. Dari presiden dalam menerima data dari stafnya tidak bijak lagi, jadi itu bukan kebohongan. Enggak bisa membedakan antara salah bicara dengan niat tidak berbohong. Itu bukan kebohongan," jelas dia.

Lihat juga berita tentang Prabowo Subianto di Liputan6.com

Gus Solah mengimbau kepada para pendukung paslon 01 dan 02 agar dapat memberikan contoh berpolitik yang edukatif ke masyarakat.

Advertisement

"Masyarakat berpikirlah. Kalau tidak ada niat bohong itu bukan bohong. Sekarang kalau anda tahu ada hastag presiden bohong itu, bagaimana kita enggak bisa membedakan mana yang bohong, mana yang salah ucap, jadi ini harus dijelaskan kepada masyarakat," kata Gus Solah.

Reporter: Nanda Perdana Putra

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Jokowi Tegaskan Tak Pernah Sebut Lahan Prabowo Bermasalah
Unicorn Disebut Jadi Daya Tarik Investor
BPN Prabowo Usulkan KPU Tak Undang Menteri Kabinet Jokowi di Debat Capres
Erick Thohir Sebut Jokowi Ungkap Lahan Prabowo Bukan Serang Personal
Begini Bunyi Aturan soal Dilarang Menyerang Personal Capres
Panasnya Pilpres, Sampai Dana Jokowi Maju Pilgub DKI Diungkit Lagi

(mdk/bal)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.