Golkar sebut demo 2 Desember bisa ganggu keamanan & ekonomi RI
Ketua DPD Partai Golkar DKI Jakarta Fayakhun Andriadi mengatakan demonstrasi susulan ormas keagamaan pada 2 Desember mendatang bisa menimbulkan pengaruh buruk bagi stabilitas keamanan dan perekonomian nasional.
Ketua DPD Partai Golkar DKI Jakarta Fayakhun Andriadi mengatakan demonstrasi susulan ormas keagamaan pada 2 Desember mendatang bisa menimbulkan pengaruh buruk bagi stabilitas keamanan dan perekonomian nasional.
"Saya cuma khawatir begini, seperti itu nanti yang terganggu kan pasar modal, indeks saham gabungan terganggu, mata uang terganggu, kepercayaan investor terganggu. Kalau itu sampai terjadi, negara dirugikan loh, rakyat banyak dirugikan," kata Fayakhun di Komplek DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (22/11).
Fayakhun mempersilakan massa yang tergabung Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI untuk menggelar aksi. Akan tetapi, dia meminta agar pendemo untuk kembali memahami tuntutan yang disampaikan agar tidak mengandung unsur politis.
"Kalau unjuk rasa itu kan memang boleh, orang mengadakan demo kan boleh dengan izin, tapi ya sekali lagi. Karena status tersangka itu belum terdakwa, belum terpidana," jelasnya.
Anggota Komisi I DPR RI ini menilai masyarakat sudah mulai dewasa dalam berdemokrasi. Sehingga, lanjutnya, tidak akan mudah tergiring oleh isu-isu yang memprovokasi untuk memecah belah bangsa.
"Saya rasa kita semua sudah pandai, masyarakat Indonesia sudah pandai, ini ada apa nih, mau kemana, siapa yang diincar, bagaimana, oleh siapa, malah jadi banyak tanda tanya," pungkasnya.
Baca juga:
Jelang demo, polisi gandeng Kemenkominfo telusuri akun provokatif
Megawati turun gunung jaga keutuhan NKRI
Tegasnya TNI-Polri bakal tindak pelaku makar
Pemerintah dinilai panik sebut demo 25 November disinyalir makar
Setara Institute nilai demo gelar sajadah 2 Desember melanggar hukum
Wiranto sebut upaya makar Jokowi-JK gencar di medsos