LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Golkar, Hanura, dan PAN beri sinyal koalisi di Pilkada Purwakarta

Golkar, Hanura, dan PAN beri sinyal koalisi di Pilkada Purwakarta. Ketiganya berencana mengusung calon tunggal di Pilkada Purwakarta.

2017-03-24 11:38:34
Pilkada Serentak
Advertisement

Penjajakan koalisi mulai digelar oleh tiga partai politik menjelang Pilkada Purwakarta 2018 mendatang. Namun ketiga partai ini memandang perlu untuk terlebih dahulu dilakukan penjajakan jelang ritual demokrasi lima tahunan tersebut.

Ketua DPD Partai Golkar Purwakarta Syarif Hidayat mengatakan, partainya dengan dua partai lain memiliki kesamaan substansi platform untuk menyusun visi Purwakarta 2018–2023. Demi pelaksanaan visi tersebut, ia menyebut perlu dilakukan koalisi besar untuk menjaga stabilitas politik di Purwakarta.

"Ya, hari ini kami, Golkar, Hanura dan PAN bersepakat untuk menjalin koalisi jelang Pilkada Purwakarta 2018 mendatang. Memang masih ada jeda waktu yang lama, kami akan terus membuka komunikasi dengan partai lain dengan sisa waktu yang ada, semakin besar koalisi ini terjalin, justru akan semakin bagus," kata Syarif. Jum'at (24/3).

Hal senada diungkapkan Sekretaris DPD PAN Purwakarta Ragil Sukamto. Menurutnya, meski belum mendeklarasikan calon, paling tidak ada kesepahaman di antara tiga partai tersebut meski secara basis massa berbeda.

"Kalau Golkar dan Hanura kan punya basis massa nasionalis, kami di PAN memiliki basis massa religius, jadi pas lah ini koalisi Nasionalis–Religius," jelasnya.

Disinggung soal belum adanya konfigurasi Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Purwakarta, Ketua DPC Hanura Purwakarta mengatakan tidak mengkhawatirkan hal tersebut. Menurut dia, andai pun nanti hanya ada satu pasang calon, dirinya memandang positif.

"Kalau pun nanti partai lain bergabung dengan kami dan hanya mengusung satu pasang calon, saya kira positif-positif saja, ini cermin konsensus masyarakat Purwakarta yang tidak menginginkan gesekan politik di Pilkada nanti," pungkas dia.

Baca juga:
Ketua Bawaslu sebut semua peserta Pilkada hingga Pilpres curang
28 Mahasiswa di Bekasi cari keadilan usai didepak kampus
Sumarsono: Agama jangan dijadikan propaganda politik
Relawan teriak 'Jokowi-Ahok' saat Mega tanya calon di Pilpres 2019
Gubernur Papua tuding polisi intervensi Pilkada, Polri turunkan tim
Pilkada serentak 2017 masih sarat politik uang dan PNS tak netral
Tolak jadi tim sukses di Pilkada Bekasi, 28 mahasiswa di drop out

(mdk/gil)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.