LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Gibran Tetap Loyal ke PDIP Jika Tak Dapat Rekomendasi Maju Pilkada Solo

Persaingan Pilkada Solo 2020 justru terjadi antar sesama kader PDIP yang memperebutkan rekomendasi dari DPP. Achmad Purnomo yang berpasangan dengan Teguh Prakosa yang dijagokan DPC PDIP Solo bersaing dengan putra Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka yang mendaftarkan diri melalui DPD PDIP Jawa Tengah.

2019-12-23 19:14:15
Gibran
Advertisement

Persaingan Pilkada Solo 2020 justru terjadi antar sesama kader PDIP yang memperebutkan rekomendasi dari DPP. Achmad Purnomo yang berpasangan dengan Teguh Prakosa yang dijagokan DPC PDIP Solo bersaing dengan putra Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka yang mendaftarkan diri melalui DPD PDIP Jawa Tengah.

Meski bersaing untuk bisa mendapatkan jalan menjadi orang nomor satu di Solo, keduanya mengaku legowo jika tak mendapatkan rekomendasi. Keduanya juga rela jika dipasangkan.

Gibran mengatakan, saat mengikuti fit and proper test Sabtu pekan lalu hal tersebut menjadi salah satu pertanyaan yang disampaikan padanya. Bagaimana jika saja rekomendasi tersebut tidak jatuh kepadanya. Saat itu ia menjawab, akan tetap mengabdi kepada partai.

Advertisement

"Saya ditanya itu. Dan saya jawab ikhlas saja. Saya katakan, saya akan tetap mengabdi ke partai. KTA sudah pegang KTA. Sebagai kader muda, sebagai anak muda ya menyumbang, tetap memberi sumbangan ke PDIP. Saya juga berkomitmen memenangkan PDIP di Pilkada 2020," ujar Gibran, Senin (23/12).

Namun ia enggan menjawab saat ditanyakan, apakah komitmen tersebut berlaku bagi siapapun calon yang akan mendapatkan rekomendasi. Ia lebih memilih berpikir positif dengan rekomendasi yang menjadi hak prerogatif Ketua Umum DPP PDIP, Megawati Soekarnoputri.

Advertisement

"Saya tetap yakin, positif thinking saja," katanya.

Gibran juga bercerita saat mengikuti fit and proper test di kantor DPD PDIP Jawa Tengah, Sabtu lalu. Ia mengaku menjalani fit and proper test dengan durasi waktu paling lama dibanding dengan peserta lainnya.

Jika peserta lain, lanjut dia, hanya 15-20 menit. Namun dirinya mengikuti wawancara dalam durasi waktu sekitar 1,5 jam. Gibran mengaku mendapat pertanyaan mengenai visi-misi, program unggulan, alasan maju lewat PDIP.

Gibran juga mendapat pertanyaan, apa yang akan dikerjakan jika mendapat rekomendasi.

"Saya nggak tahu kenapa wawancara saya paling lama. Hampir 1,5 jam saya di dalam. Padahal yang lain katanya cuma 15-20 menit," katanya.

Gibran mengaku mendapatkan pertanyaan cukup banyak dalam wawancara tersebut. Namun ia bersyukur wawancara fit and proper test berjalan lancar.

"Saya tetap menyerahkan hasil rekomendasi kepada DPP PDIP. Saya hanya mengikuti tahapan-tahapan yang sudah ditetapkan partai," pungkas dia.

(mdk/rnd)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.