LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Geruduk Radar Bogor, kader PDIP tak terima Megawati disudutkan

Kisruh yang terjadi antara ratusan kader PDIP Bogor dengan pihak koran harian Radar Bogor disebabkan pemberitaan yang ditujukan langsung kepada Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri. Berita itu dianggap sebagai upaya pembunuhan karakter.

2018-05-31 15:35:12
BPIP
Advertisement

Kisruh yang terjadi antara ratusan kader PDIP Bogor dengan pihak koran harian Radar Bogor disebabkan pemberitaan yang ditujukan langsung kepada Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri. Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Bogor, Dadang Iskandar Danubrata keberatan atas pemberitaan yang diterbitkan koran harian Radar Bogor edisi Rabu (30/5) berjudul Ongkang-ongkang Kaki Dapat Rp 112 Juta.

Menurut Dadang, walaupun dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 42/2018 tertulis Rp 112 juta, tapi gaji yang akan diterima Megawati Soekarnoputri tak berbeda dengan pejabat lain, yaitu hanya Rp 5 juta. Dia menilai, berita itu terkesan tendensius dan beropini miring dan menyerang ketua umumnya.

"Sebagaimana yang disampaikan Menteri Keuangan Sri Mulyani, gaji pokok Dewan Pengarah BPIP tak berbeda dengan gaji pokok yang diterima para pejabat negara lainnya, yakni sebesar Rp 5 juta," jelas Dadang, Kamis (31/5/2018).

Advertisement

Sekretaris DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kota Bogor, Atty Somaddikarya menambahkan, pemberitaan yang ditujukan langsung kepada Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri sebagai upaya pembunuhan karakter. Ratusan kader PDIP terpancing emosinya ketika kedatangan mereka tidak terlayani dengan baik oleh pihak manajemen.

"Kami minta dihadirkan wartawan yang nulisnya, satpam juga sempat menghalangi masuk untuk bertemu pimpinan Radar Bogor. Karena massa yang datang banyak dan tidak dilayani dengan baik, terjadi insiden pengrusakan itu," kata Atty.

"Ini kan ada sebab akibatnya. Kader marah, emosi, karena berita itu. Kami juga tidak dilayani dengan baik awalnya," tambahnya.

Advertisement

Dirinya menuturkan, atas peristiwa pengrusakan terhadap sejumlah fasilitas kantor Radar Bogor, pihaknya juga sudah menyampaikan permintaan maaf.

Radar Bogor, kata Atty, juga mengakui ada kelalaian dalam memuat tulisan di pemberitaan tersebut.

"Tapi itu semua sudah clear. Saya selaku sekretaris partai sudah meminta maaf atas insiden itu," sebutnya.

Baca juga:
Bertemu Jokowi, Mahfud MD sempat usulkan Perpres tentang gaji BPIP dicabut
Gaji Dewan Pengarah BPIP diributkan, Mahfud sebut Megawati senyum-senyum
Mahfud MD angkat bicara terkait polemik gaji BPIP
Mahfud soal gaji BPIP: Anggota DPR Rp 1 M kenapa tidak itu yang diributin
Mahfud MD sebut gaji pokok anggota BPIP hanya Rp 5 juta

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.