LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Gerindra yakin koalisi Jokowi masih bisa 'digoyang'

Golkar telah deklarasi dukung Jokowi di pilpres tahun depan. Sementara PAN yang saat ini berada di kubu Jokowi, belum memutuskan sikap. Pada Pilpres 2014, kedua partai ini bersama Gerindra mengusung Prabowo.

2018-04-02 12:41:54
Pilpres 2019
Advertisement

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon tidak menutup kemungkinan untuk berkoalisi dengan partai pendukung Presiden Joko Widodo di Pilpres 2019. Gerindra, kata Fadli, masih membuka kemungkinan bagi PAN dan Golkar untuk bergabung dan mengusung Prabowo Subianto. Terlebih, politik sangat cair dan soal dukung mendukung sangat mungkin bisa dibatalkan di menit akhir.

"Tentu setiap partai punya otonomi untuk mengambil keputusan. Kita welcome jika ada partai yang mau kembali bergabung. Misal Golkar, PAN, itu ya bagus," kata Fadli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (2/4).

Golkar telah deklarasi dukung Jokowi di pilpres tahun depan. Sementara PAN yang saat ini berada di kubu Jokowi, belum memutuskan sikap. Pada Pilpres 2014, kedua partai ini bersama Gerindra mengusung Prabowo.

Advertisement

Jokowi saat ini sudah didukung lima partai. Yakni, PDIP, Golkar, PPP, NasDem dan Hanura. Sementara Prabowo, baru didukung Gerindra dan hampir pasti bersama PKS.

Menurutnya, dinamika dalam politik sangat cepat dan cair. Karena itu, Gerindra masih membuka kesempatan bergabung untuk partai lain mengingat pendaftaran Pilpres 2019 akan jatuh pada Agustus 2018 mendatang.

"Kita kan selalu terbuka. Apalagi dinamika partai dan politik sangat cepat. Kalau ada yang mau kembali bergabung saya kira bagus-bagus saja," ungkapnya.

Advertisement

Wakil Ketua DPR ini menuturkan, hingga kini belum ada komunikasi intensif antara Gerindra dan partai pengusung Jokowi. Namun ia optimis dengan kemungkinan perpindahan dukungan itu akan terjadi.

"Belum-belum. Belum sempatlah. Karena sudah menyatakan mendukung. Tapi kan sudah biasa mendukung terus balik lagi, itu kan biasa," ucapnya.

Diketahui, saat ini Presiden Jokowi sudah resmi usung lima partai yakni, PDIP, Partai NasDem, Partai Hanura, Partai Golkar, dan PPP. Partai Gerindra akan berkoalisi dengan PKS. Sedangkan PKB, Demokrat dan PAN belum menentukan arah dukungannya.

Baca juga:
Juni, PKB evaluasi dukungan pada Jokowi
Prabowo 'cek ombak' dukungan sebelum deklarasi Capres
Prabowo akui kerap bertemu Gatot Nurmantyo, bahas Pilpres?
Sandi minta bakal calon pendamping Prabowo angkat isu ekonomi kerakyatan
Gatot Nurmantyo: Kalau rakyat menghendaki saya siap jadi presiden
'Saya Prabowo menjalankan Sumpah Prajurit dan Membela UUD 1945'
Spanduk dukungan Gatot bermunculan di sudut Ibu Kota

(mdk/rnd)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.