LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Gerindra Tak Masalah Konsep Ekonomi Dipakai Jokowi Tapi Tak Dapat Posisi Menteri

Juru Bicara Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Dahnil Anzhar Simanjuntak menegaskan pihaknya tidak masalah jika konsep Gerindra diterima tetapi tidak mendapat posisi menteri di kabinet Jokowi. Sebab kata dia, Prabowo selama ini tidak pernah aktif lobi terkait pemberian jatah menteri.

2019-10-14 12:30:07
Gerindra
Advertisement

Juru Bicara Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Dahnil Anzhar Simanjuntak menegaskan pihaknya tidak masalah jika konsep Gerindra diterima tetapi tidak mendapat posisi menteri di kabinet Jokowi. Sebab kata dia, Prabowo selama ini tidak pernah aktif lobi terkait pemberian jatah menteri.

"Gerindra sampai sekarang ini tidak aktif melobi ya. Harus dipahami Gerindra dalam posisi siap duduk sebagai oposisi atau dalam pemerintah. Jadi kami tidak pernah minta satu menteri, dua menteri, tiga menteri, sama sekali tidak," kata Dahnil di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (14/10).

Dia menambahkan, saat ini Gerindra juga belum mempunyai sikap pasti terkait arah politik lima tahun ke depan. Kata Dahnil, semua itu akan ditentukan dalam Konferensi Nasional Partai Gerindra 16 Oktober mendatang.

Advertisement

"Besok tanggal 16 beliau akan mendengarkan masukan dari berbagai pihak. Tentu nanti sikap finalnya juga terkait sikap presiden, apakah membutuhkan Gerindra dan Pak Prabowo atau tidak," ungkapnya.

Kendati demikian, eks Ketua PP Muhammadiyah ini menegaskan Gerindra siap jika diminta gabung koalisi pemerintah ataupun diminta jadi oposisi. Semua itu tergantung konsep yang diajukan Gerindra diterima oleh Jokowi atau tidak.

"Kalau misal big push economy (konsep) itu mau digunakan, silakan meski tanpa kursi. Atau kalau misal big push diserahkan tanggung jawabnya kepada Gerindra atau Pak Prabowo. Itu kami terbuka tidak ada masalah sama sekali," ucapnya.

Advertisement

Sebelumnya, setelah bertemu dengan Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono, Presiden Jokowi mengatakan, susunan kabinet kerja jilid II masih bisa berubah. Walaupun, kata dia, hingga saat ini sudah rampung tersusun.

"Iya, mungkin ada pertimbangan masih bisa," katanya di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Jumat (11/10).

Kemudian, Jokowi menjelaskan, kabinet kerja akan diumumkan setelah pelantikan atau sehari usai pelantikan. Namun Mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut enggan merinci secara pasti.

Baca juga:
KPK Harap Jokowi Tunjuk Menteri Berintegritas & Rekam Jejak Bagus
Disinggung Menteri Airlangga, Rosan Roeslani Bakal Masuk Kabinet Jokowi Periode II?
Malam Ini, Prabowo akan Temui Cak Imin di DPP PKB
Kesan Retno Selama di Kabinet: Pak Jokowi Asyik, Kadang Rapat Kecil Sambil Ngopi
Jika Diminta, KPK Siap Beri Masukan Soal Kabinet Jokowi-Ma'ruf

(mdk/bal)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.