Gerindra Soal Reshuffle Kabinet: Presiden Tahu Mana yang Mesti Diperkuat
Meski demikian, kata Dasco, dia belum mendengar dari istana soal perombakan kabinet. Jadi atau tidaknya, dia menyerahkan reshuffle kepada kepala negara.
Ketua Harian DPP Gerindra Sufmi Dasco Ahmad menjawab rumor reshuffle kabinet pada pertengahan bulan Juni ini. Menurutnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) lebih mengetahui mana bidang yang mesti diperkuat.
"Tentunya Presiden kalau pun memang ada tentunya lebih tahu mana mana bidang yang mesti diperkuat dan mana bidang yang mesti diganti sama sekali. Saya pikir Presiden lebih tahu," ujar Dasco di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (8/6).
Meski demikian, kata Dasco, dia belum mendengar dari istana soal perombakan kabinet. Jadi atau tidaknya, dia menyerahkan reshuffle kepada kepala negara.
"Saya mendengar dari sumber istana tidak, tetapi saya juga dengar-dengar dari awak media apakah itu berlangsungnya reshuffle atau tidak kita tunggu saja karena itu kewenangan dari pada Presiden," ucapnya.
Sebelumnya, wacana Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan merombak kabinet kembali berhembus. Politikus PKB Luqman Hakim mendengar kabar, Jokowi akan melakukan reshuffle pada akhir Maret 2022.
Terkait kabar itu, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono mengatakan belum ada agenda kocok ulang atau reshuffle saat ini atau akhir Maret.
Sementara itu, agenda reshuffle kali ini dikabarkan untuk mengakomodir Partai Amanat Nasional (PAN) dalam kabinet Indonesia Maju. Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan mengaku isu reshuffle mengaku belum mendengar kabar reshuffle tersebut.
"Belum ada kabarnya soal reshuffle," singkat Zulhas lewat pesan tertulis kepada merdeka.com, Selasa (8/3).
Wakil Ketua MPR ini juga menepis kabar pertemuannya dengan Presiden Joko Widodo pada awal Maret. Isu perombakan kabinet diduga dibahas dalam pertemuan itu.
"Tidak ada pertemuan (dengan Presiden Jokowi)," ucap Zulhas.
(mdk/eko)