LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Gerindra sebut Golkar pertaruhkan harga diri jika ke Jokowi

Senior Partai Golkar menilai Ketua Umum Aburizal Bakrie (Ical) telah gagal memimpin partai karena kalah di pilpres.

2014-07-14 13:08:21
Partai Golkar
Advertisement

Internal Partai Golkar kembali bergejolak pasca Pilpres 9 Juli lalu. Pemicunya, hasil hitung cepat sejumlah lembaga survei menyatakan pemenang pilpres adalah Jokowi - JK , lawan dari koalisi Partai Golkar .

Senior Partai Golkar menilai Ketua Umum Aburizal Bakrie (Ical) telah gagal memimpin partai karena kalah di pilpres. Bahkan, desakan Golkar untuk merapat ke Jokowi - JK kian santer terdengar.

Namun Partai Gerindra merasa yakin partai berlambang pohon beringin itu tidak akan membelot dari Prabowo - Hatta . Sebab, Golkar dikenal sebagai partai yang disiplin.

"Saya tahu bahwa Golkar kan partai kader, dan kader itu memiliki disiplin yang tinggi jadi disiplin itu, itulah integritas Golkar . Jadi sebagai partai besar memiliki integritas tinggi kan tidak akan segampang itu membuat pernyataan melompat ke pihak lain," ujar anggota Dewan Pembina Partai Gerindra, Martin Hutabarat di Gedung DPR, Jakarta, Senin (14/7).

Menurut dia, harga diri Golkar dipertaruhkan jika melompat mendukung Jokowi - JK . Dia tidak yakin akan hal itu.

"Itulah harga diri Golkar , integritas itu adanya konsistensi pandangan politik dengan gerakan kader itu konsistensi itu yang merupakan integritas Golkar , saya tidak yakin," tegas Martin.

Apalagi, lanjut dia, Golkar adalah partai besar di koalisi Prabowo - Hatta yang tentu punya kewenangan besar. Dia menambahkan, belum tentu jika pindah ke Jokowi - JK , Golkar dapat kewenangan besar seperti di koalisi Merah Putih.

"Golkar itu di koalisi Merah Putih adalah partai terbesar, kalau di koalisi yang lain, dia kan bagian dari partai terbesar, belum tentu di bagian lain, Golkar itu seperti di koalisi kita, menentukan, berperan besar seperti di koalisi Merah Putih," pungkasnya.(mdk/ded)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.