Gerindra sebut 11 April hanya deklarasi Prabowo, belum dengan Cawapres
Gerindra sebut 11 April hanya deklarasi Prabowo, belum dengan Cawapres. Gerindra juga masih menggodok nama-nama bakal Cawapres Prabowo yang masuk dalam penjaringan. Ferry mengatakan nama Cawapres berasal dari partai politik dan nonparpol.
Wakil Ketua Umum Gerindra Ferry Juliantono membantah adanya pendeklarasian Cawapres Prabowo Subianto dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) 11 April mendatang. Ferry menegaskan, Gerindra hanya serius mendeklarasikan Prabowo pada April nanti.
"Enggak, Enggak, Enggak bener itu. Hanya deklarasi bapak Prabowo saja, tidak dengan cawapres nya," tegas Ferry, saat dihubungi wartawan, Rabu (28/3).
Gerindra juga masih menggodok nama-nama bakal Cawapres Prabowo yang masuk dalam penjaringan. Ferry mengatakan nama Cawapres berasal dari partai politik dan nonparpol.
Dari parpol ada nama Ketum PAN Zulkifli Hasan, Presiden PKS Sohibul Iman, Ketua Kogasma Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono. Sedangkan dari nonpartai, ada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Mantan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, dan Gubernur NTB Tuan Guru Bajang Zainul Majdi.
Menurut Ferry nama-nama yang muncul tersebut memiliki elektabilitas yang bagus dan layak dipertimbangkan. "Pastilah dipertimbangkan karena survei nya lumayan begitu. Mereka sangat dipertimbangkan sekali," bebernya.
Meski Gerindra sudah penuh keyakinan mendukung penuh Prabowo, mantan Danjen Kopassus itu mengingatkan bahwa partainya perlu berkoalisi serta mendapat dukungan dari komponen masyarakat.
"Kalau internal Partai Gerindra 100 persen pasti Pak Prabowo, tetapi Pak Prabowo juga minta untuk melihat dukungan dari luar partai Gerindra seperti partai-partai koalisi, tokoh ulama, tokoh masyarakat, dan masyarakat yang lebih umum," tandasnya.
Baca juga:
Gerindra: Prabowo fiks maju Capres untuk selamatkan nasib bangsa
PKS punya syarat jika Gerindra mau mulus usung calon di Pilpres 2019
Hasil penjaringan cawapres dari Gerindra akan dibahas bersama koalisi
PDIP siap lawan Prabowo lagi di Pilpres 2019
Aryo Djojohadikusumo: Dengan segala hormat pemerintah, keluhan rakyat itu soal gizi