LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Gerindra rasional, lirik posisi cawagub Jabar sekaligus buka peluang koalisi lain

Dalam poros koalisi bersama PAN dan Demokrat, Gerindra punya kans mengusung kadernya untuk diplot mengisi posisi calon wakil gubernur. Selain itu, Gerindra masih membuka kemungkinan menambatkan pilihan politik pada calon lain. Dia mengaku sudah bertemu dengan DPD Partai NasDem yang sejak awal mengusung Ridwan Kamil.

2017-11-08 13:55:02
pilgub jabar
Advertisement

Sikap politik Partai Gerindra mulai melunak. Partai besutan Prabowo Subianto ini mengaku sadar diri dengan posisi mereka di poros koalisi yang digagas dengan Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Demokrat. Gerindra juga tidak menutup kemungkinan keluar dari poros koalisi PAN dan Demokrat.

Ketua DPD Gerindra Jabar Mulyadi menuturkan, dalam poros koalisi PAN dan Demokrat, nama Deddy Mizwar semakin kuat digadang-gadang sebagai bakal calon gubernur Jabar. PAN sudah memastikan mendukung Deddy Mizwar. Demokrat‎ diperkirakan bakal menyusul.

"Kalau Demokrat final untuk memutuskan Pak Demiz (sapaan Deddy) dan diusulkan ke poros baru, Gerindra tetap akan terima," kata Ketua DPD Gerindra Jabar Mulyadi pada wartawan, Rabu (8/11).

Advertisement

Jika PAN dan Demokrat bergabung maka kekuatan suara mereka 16 suara. PAN memiliki empat suara, sedangkan Demokrat dengan 12 suara. Sementara Gerindra memiliki 11 suara. Dengan bekal tersebut, Gerindra punya kans mengusung kadernya untuk diplot mengisi posisi calon wakil gubernur.

"Posisi wakil semakin mengerucut tinggal di Gerindra, jadi kami rasional (tetap di poros baru). Wajar Demokrat dan PAN mengusung Jabar satu (cagub) dan Gerindra Jabar dua (cawagub)," tuturnya.

Selain itu, Gerindra masih membuka kemungkinan menambatkan pilihan politik pada calon lain. Dia mengaku sudah bertemu dengan DPD Partai NasDem yang sejak awal mengusung Ridwan Kamil sebagai calon gubernur. Mulyadi menjelaskan, pertemuan itu hanya penjajakan untuk membuka opsi koalisi dengan partai lain. Ini untuk mengantisipasi koalisi poros baru tidak berjalan mulus.

Advertisement

"Pertemuan itu (Gerindra - NasDem) sebagai bahan untuk laporan ke DPP dan menjadi opsi lain jika koalisi poros baru tidak terlaksana," ucapnya.

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.