LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Gerindra minta pertemuan IMF-WB bermanfaat buat RI, bisa buat Rp 10 ribu per USD

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Arief Poyuono mengkritisi biaya acara Pertemuan Tahunan International Monetary Fund (IMF) World Bank Group (WBG) di Bali pada 8-14 Oktober 2018. Indonesia mengeluarkan biaya sebesar Rp 855 miliar.

2018-10-10 14:02:01
Pertemuan tahunan IMF-World Bank
Advertisement

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Arief Poyuono mengkritisi biaya acara Pertemuan Tahunan International Monetary Fund (IMF) World Bank Group (WBG) di Bali pada 8-14 Oktober 2018. Indonesia mengeluarkan biaya sebesar Rp 855 miliar.

Biaya ini lebih murah dibanding negara lain yang pernah menyelenggarakan acara serupa sebagai tuan rumah seperti Jepang, Singapura, Peru, Turki yang mengeluarkan biaya 1,1 triliun lebih. Namun, Arief menilai hal itu karena pendapatan rakyat di negara tersebut lebih tinggi dibanding Indonesia.

"Rendah karena pendapatan rakyat di sana lebih tinggi dari Indonesia. Ya jadi lumrah dong," kata Arief kepada wartawan, Rabu (10/10).

Advertisement

Arief menambahkan, persoalannya bukan murah atau mahalnya biaya penyelenggaraan, melainkan benefit yang dihasilkan oleh Indonesia khususnya masyarakat dengan adanya annual meeting IMF/World Bank.

"Saya ingatkan ya hasil dari annual meeting IMF/World Bank harus bisa memberikan manfaat bagi perekonomian nasional ya. Terutama bisa buat kurs Rupiah menguat hingga Rp 10 ribu per dolar," tutur Arief.

Arief menegaskan Jokowi harus bisa meyakinkan IMF dan Bank Dunia untuk bisa memberikan pinjaman lunak untuk merehabilitasi dan membangun kembali daerah-daerah yang terkena bencana seperti di Lombok, Donggala dan Palu.

Advertisement

"Sebab ketiga daerah bencana tersebut masyarakatnya sangat berharap Infrastruktur nya bisa pulih sediakala," tuturnya.

Arief ingin dana yang dikeluarkan untuk acara tersebut tidak habis sia-sia. Dia mengingatkan kepada Jokowi untuk tak asal bicara jika IMF dan World Bank itu organisasi usang bila belum tahu benar fungsi dan manfaat kedua organisasi tersebut.

"Katanya Joko Widodo dulu di konferensi Asia Afrika, Bank Dunia dan IMF adalah organisasi usang dan enggak ada guna untuk memperbaiki ekonomi dunia khususnya Indonesia. Jangan jilat ludah," tukas Arief.

Baca juga:
Belajar dari Filipina & Maroko, Indonesia akan asuransikan gedung pemerintah di 2019
Genjot sektor wisata pemerintah siapkan 63 paket wisata untuk delegasi
Wapres JK bicara pentingnya asuransi bencana di pertemuan IMF-World Bank
Bank Sentral AS dan BI bahas kebijakan moneter dan pertumbuhan ekonomi di IMF
Bos bank sentral New York klaim bahwa kebijakan moneter AS perhatikan kondisi global

(mdk/dan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.