LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Gerindra Minta KPU Buka Kode Bintang di NIK Pemilih Dalam DPT

"Demi transparansi dan menghindari penggelembungan pemilih, kami minta agar KPU membuka kode bintang pada NIK pemilih yang tercantum dalam DPT," kata Habiburokhman dalam keterangannya, Selasa (11/12).

2018-12-11 16:25:55
Pilpres 2019
Advertisement

Anggota Direktorat Advokasi dan Hukum, Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Habiburokhman menyoroti Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang dipublikasikan KPU tidak menyertakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) secara lengkap, yang mana beberapa digit nomornya diganti dengan tanda bintang.

Dia menilai, hal tersebut berpotensi menuai kecurangan data pemilih saat Pemilu. Habiburrokhman menegaskan, seharusnya data pemilih diumumkan secara jelas dan lengkap.

"Demi transparansi dan menghindari penggelembungan pemilih, kami minta agar KPU membuka kode bintang pada NIK pemilih yang tercantum dalam DPT," kata Habiburokhman dalam keterangannya, Selasa (11/12).

Advertisement

Maka dari itu, Habiburokhman mendesak KPU membuka NIK Dalam DPT yang telah dipublikasikan tersebut. Menurutnya, KPU wajib membuka data pemilih secara jelas dan lengkap sebagaimana diamanatkan Komisi Informasi.

"Dasar hukum pembukaan kode bintang pada NIK pemilih adalah putusan Komisi Informasi DKI Jakarta yang memerintahkan KPU DKI membuka kode bintang tersebut," ucap Habiburokhman.

Dia melanjutkan, pembukaan kode bintang tersebut dapat dilakukan secara terbatas dengan melibatkan pihak-pihak terkait pemilu yaitu partai-partai politik pendukung kedua paslon, Bawaslu dan Kemendagri.

Advertisement

"Kami siap duduk satu meja dengan penyelenggara pemilu, Kemendagri, demi transparansi di Pemilu nanti," pungkas Habiburokhman.

Baca juga:
Prabowo-Sandiaga Targetkan 60 Persen Suara di DKI Jakarta
Selain Fitnah Jokowi PKI, La Nyalla Juga Ngaku Sebar Obor Rakyat di Jatim
La Nyalla: Lupakan Prabowo, Kita Menangkan Jokowi
Jokowi-Ma'ruf Masih Harus Kerja Keras di Jabar dan Sumatera
Prabowo-Sandi Soroti 'Benang Kusut' Daftar Pemilih Tetap Pilpres 2019
PKB Klaim Elektabilitas Jokowi di Jateng Bisa Sampai 70 Persen
Fadli Zon: Di Era Medsos, Tidak Ada Monopoli Kebenaran dan Pencitraan

(mdk/rnd)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.