Gerindra berharap PPP segera islah, bulat dukung Prabowo
Ketua Umum Partai Gerindra Suhardi merasa tak khawatir dengan hal tersebut. Dia sedang melihat babak akhir.
Internal PPP mengalami perpecahan setelah Ketua Umum Suryadharma Ali memutuskan untuk berkoalisi dengan Partai Gerindra mengusung Prabowo Subianto sebagai capres. Perpecahan ini dikhawatirkan berdampak pada tidak maksimalnya suara PPP mendukung Prabowo di Pilpres 2014 9 Juli nanti.
Ketua Umum Partai Gerindra Suhardi merasa tak khawatir dengan hal tersebut. Kendati begitu, dia sedang mengamati gelagat yang terjadi terkait kisruh di internal PPP ini.
"Nanti kita lihat, karena kita belum tahu. Ujung dari perselisihan ini. Nanti kan kita lihat ujung dari peristiwa ini," ujar Suhardi saat dihubungi wartawan, Senin (21/4).
Dia berharap kisruh ini bisa berujung pada perdamaian antara kubu Suryadharma Ali dan kubu Sekjen PPP Romahurmuziy. Jika tak berdamai, Suhardi pun yakin Prabowo tetap mendapat dukungan di pilpres.
Topik pilihan: Pemilu Ulang | KPU
"Harapan kita islah, kalau islah kan sudah tidak masalah. Kalau pun tidak ada islah, kita pastikan, kita memiliki pendukung," tegas dia.
Soal koalisi dengan parpol lain, Suhardi menegaskan, hingga saat ini masih terus mencari dukungan.
"Kita masih terus mencari dan kita melakukan penjajakan dengan partai lain. Ya tapi kan belum final, kita menyampaikan dengan siapa saja," pungkasnya.
Baca juga:
Rahmat Yasin nilai cara SDA koalisi sama Gerindra salah
Setelah bikin puisi, Fadli Zon bikin lomba Indonesia bangkit
PPP terancam gagal koalisi dengan Gerindra?
Suryadharma Ali: PPP dan Prabowo belum koalisi formal
Gerindra tak mau campuri kekisruhan PPP