Gerakkan mesin partai, Surya Paloh konsolidasi pemenangan pilkada di Sumsel
Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh memimpin konsolidasi pemenangan Pilkada di Sumatera Selatan. Dalam pengarahannya, Paloh meminta mesin partai bergerak untuk menghadapi Pilkada serentak dan Pemilu mendatang.
Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh memimpin konsolidasi pemenangan Pilkada di Sumatera Selatan. Dalam pengarahannya, Paloh meminta mesin partai bergerak untuk menghadapi Pilkada serentak dan Pemilu mendatang.
"Gerakkan roda partai agar tercatat dalam sejarah paling cepat konsolidasi dan menempatkan posisi partai kelas atas," kata Paloh di hadapan sejumlah calon kepala daerah dan ribuan kader NasDem, di Hotel Novotel Palembang, Minggu (6/5) malam.
Paloh menambahkan, Pemilu pertama NasDem yaitu 2014 memperoleh hasil 6,72 persen. Paloh pun meminta di Pemilu 2019 hasil yang diraih harus lebih dari sebelumnya.
"Posisi kita dari 10 partai yang ada, Pilkada pertama ranking nomor dua, Pilkada kedua ranking kembali nomor dua, ketiga kita lihat calon calon kita bisa berhasil," tuturnya.
Dalam kesempatan itu, Paloh juga membeberkan capaian yang telah dihasilkan selama 6,5 tahun NasDem berdiri.
"1300-an anggota dewan, 36 tentu DPR RI, lalu ada DPRD provinsi atau kabupaten, tiga menteri, tiga Dubes, satu Wantimpres, lima gubernur, dua wakil gubernur, 171 bupati dan wakil bupati. Kita patut syukuri itu," bebernya.
NasDem, lanjutnya, juga membuat tradisi yang sudah dilakukan sejak 2014. Yaitu tak pernah meminta mahar kepada bakal calon legislatif atau bakal calon kepala daerah yang diusung atau menawarkan diri untuk diusung.
"Kepantasan kita bukan karena bayar miliaran, bukan karena itu. Kita mulai tradisi baru," tegasnya.
Baca juga:
Surya Paloh ingatkan partai koalisi Jokowi jangan mulai main api
Dukung tanpa syarat, NasDem serahkan kandidat cawapres ke Jokowi
Surya Paloh sindir ada partai pendukung pemerintah tapi lebih pantas jadi oposisi
Target Surya Paloh: NasDem 100 kursi di DPR, Haji Jokowi terpilih dua kali
Surya Paloh soal Jokowi-JK di Pilpres 2019: Bagus juga kedua pasangan ini berlanjut