Gelar rapat gabungan, MPR akan lantik pimpinan baru Kamis pekan ini
Untuk rencana pergantian Wakil MPR Mahyudin, dia menyebut itu merupakan keputusan dan urusan dari Partai Golkar. Sebagai pimpinan MPR, pihaknya tidak dapat ikut campur mengenai rencana tersebut.
Ketua MPR Zulkifli Hasan mengatakan pihaknya berencana menggelar rapat gabungan sebelum pelantikan pimpinan MPR pada Rabu, 21 Maret 2018. Sehingga pelantikan dapat dijadwalkan pada keesokan harinya.
"Kita akan rapat gabungan pada hari Rabu jam 13.00 WIB, hari berikutnya mungkin terjadi pelantikan," katanya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (19/3).
Untuk rencana pergantian Wakil MPR Mahyudin, dia menyebut itu merupakan keputusan dan urusan dari Partai Golkar. Sebagai pimpinan MPR, pihaknya tidak dapat ikut campur mengenai rencana tersebut.
Sedangkan untuk penambahan pimpinan dari PDI Perjuangan, Zulkifli mengaku telah menerima surat dengan nama yang diajukan yakni Wasekjen PDI Perjuangan Ahmad Basarah.
"Apapun itu keputusannya, itu urusan Golkar," ucapnya.
Kendati begitu, dia menyebut MPR juga memiliki prosedur yang telah ditentukan mengenai pergantian pimpinan. Sehingga setiap pihak harus mengikuti dan menaatinya. Namun, Zulkifli mengaku MPR belum menerima surat pergantian nama Politikus Golkar itu. Sehingga belum dapat menjabarkan unsur yang telah ditetapkan.
"Kalau ada pergantian itu nanti kita lihat aturan dan Undang-Undang (UU) nya. Seperti apa itu yang harus diikuti oleh pihak-pihak terkait," jelas dia.
Reporter: Ika Defianti
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
Ketua DPP Golkar: Mahyudin jadi pimpinan MPR karena penugasan partai
Selasa besok, pimpinan tambahan DPR akan dilantik
Megawati tunjuk Utut Adianto jadi pimpinan DPR, Basarah di MPR
Tolak mundur dari pimpinan MPR, Mahyudin konsisten laksanakan UU MD3
Sebut langgar UU MD3, Mahyudin tolak diganti Titiek Soeharto dari pimpinan MPR