LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Gelar Rakernas I, PDIP Prioritaskan Tiga Isu Utama

PDI Perjuangan bakal menggelar Rapat Kerja Nasional I sekaligus HUT Ke-47 partai di JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat, 10-12 Januari 2020, dengan membahas tiga isu utama yaitu soal ilmu pengetahuan, industri rempah dan lingkungan hidup.

2020-01-08 15:30:00
PDIP
Advertisement

PDI Perjuangan bakal menggelar Rapat Kerja Nasional I sekaligus HUT Ke-47 partai di JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat, 10-12 Januari 2020, dengan membahas tiga isu utama yaitu soal ilmu pengetahuan, industri rempah dan lingkungan hidup.

Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan, pihaknya menginginkan industri berbasis riset dan inovasi masuk dalam Garis Besar Haluan Negara (GBHN). Hal itu penting untuk membangun kesejahteraan negara secara komprehensif tanpa menghilangkan identitas bangsa.

"Hal-hal strategis terkait dengan haluan negara melalui kebijakan strategi yang dijalankan dengan semangat berdiri di atas kaki sendiri atau berdikari," kata Hasto dalam konferensi pers di Kantor DPP PDIP, Jakarta, Rabu (8/1).

Advertisement

Dalam konferensi pers itu, hadir dua wasekjen Utut Adianto dan Sadarestuwati. Selain sejumlah Ketua DPP seperti Bambang Wuryanto, Sukur Nababan, Eriko Sotarduga, Ribka Tjiptaning, Sri Rahayu, Komarudin Watubun, dan Mindo Sianipar. Hadir juga Wakil Bendum Rudianto Tjen dan Ketua DPD PDIP DKI Jakarta Adi Wijaya, serta Ketua Banggar DPR dari Fraksi PDIP Said Abdullah.

Selain ilmu pengetahuan, dia mengaku PDIP menginginkan kejayaan rempah-rempah pada masa lalu bangkit kembali. Oleh karena itu, dalam Rakernas I PDIP akan ditampilkan pameran rempah nusantara, sumber pangan dan bumbu-bumbuan yang luar biasa.

Hasto meyakini kekayaan minyak aromaterapi, pameran teknologi terapan, obat-obatan herbal, dan berbagai bentuk ekonomi gotong royong akan membuka mata masyarakat akan pentingnya rempah-rempah nusantara.

Advertisement

"Pameran tersebut bersifat terbuka bagi publik, khususnya bagi kaum muda Indonesia. Pameran terbuka untuk publik dimulai pada hari Jumat, jam 19.00 sampai Minggu, jam 18:00," jelas Hasto.

Terkahir, kata Hasto, isu utama yang dibahas adalah lingkungan hidup. Menurut Hasto hal itu penting untuk menyikapi berbagai kerusakan lingkungan yang menyebabkan banjir, tanah longsor, dan membanjirnya sampah tanpa proses pengolahan yang memadai, serta hilangnya sumber mata air.

"PDI Perjuangan menaruh perhatian yang begitu besar guna mengimplementasikan kebijakan pembangunan yang ramah lingkungan, berkelanjutan, dan memastikan pencegahan berbagai persoalan lingkungan tersebut. Kami akan mengundang BMKG, BNPB, BNPP, dan para ahli lingkungan serta pihak terkait sehingga PDI Perjuangan hadir sebagai pelopor pencegahan banjir di seluruh wilayah Indonesia," jelas Hasto.

Hasto menjelaskan, Rakernas akan dihadiri oleh 4.731 peserta, yang berasal dari struktur, legislatif dan eksekutif dari kader PDIP. Hasto menambahkan, Rakernas dan HIT akan ditutup dengan Malam Kebudayaan yang menampilkan Indonesia dalam kepaduan berbangsa.

"Malam kebudayaan itu sekaligus menjadi ciri jalan kebudayaan partai, dan komitmen partai di di daam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa, memperkuat implementasi nilai-nilai ketuhanan, kemanusiaan, dan kebangsaan melalui karya seni, puisi, dan lagu," ungkap Hasto.

Sementara itu, Steering Committee Rakernas I PDIP Sukur Nababan menerangkan, PDIP ingin mengonsolidasikan seluruh kekuatan anak bangsa dalam menghadapi isu-isu ke depan. "Kami sangat peduli. Parpol tak hanya urusi politik, parpol membangun kebudayaan peradaban dan kemanusiaan," jelas dia.

Sukur mengingatkan, saat ini banyak pelaku usaha menengah kecil yang kesulitan mendapatkan izin obat dari BPOM. Selain itu, banyak juga para ilmuwan baru yang merasa kesulitan mengurus Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI). Karena itu, kata Sukur, PDIP hadir untuk menjadi pelopor dalam menengahi hal tersebut.

Ketua Organizing Committee, Adi Eijaya, menambahkan persiapan teknis rakernas sudah mencapai 95 persen. Selain persiapan di lokasi, di berbagai jalanan di Jakarta juga sudah dipasangi bendera partai. "Semoga semua persiapan ini menunjukkan hasil yang baik di saat pelaksanaan," kata Aming, sapaan akrab Adi yang juga Ketua DPD PDIP Jakarta itu.

Reporter: Putu Merta Surya Putra

Sumber: Liputan6.com

Biaya Rakernas dari Gotong Royong Kader

DPP PDI Perjuangan memastikan sama sekali tidak mengutip sumbangan apapun kepada warga masyarakat untuk pelaksanaan perayaan HUT partai ke 47 dan Rakernas I.

"Kami sudah mengeluarkan surat edaran kepada seluruh kader mengenai hal ini," kata Hasto.

Wakil Bendahara Umum DPP PDIP Rudianto Tjen menjelaskan partainya memang selalu mengadakan perhelatan partai secara luar biasa. Dan itu semua bisa terjadi atas gotong royong seluruh kader.

"Untuk itu sekali lagi saya ingin sampaikan, kita tidak melakukan pengumpulan dana. Jadi, semua kader kita sudah diintruksikan kita semua menggunakan kas partai yang dilakukan pemungutan gaji setiap bulan, baik anggota legislatif maupun eksekutif PDI Perjuangan," jelas Rudianto.

Dipastikan tidak ada seorang pun kader partai dibolehkan melakukan atau 'meminta' sumbangan kepada siapapun.

"Kalau seandainya menemukan itu adalah perbuatan oknum yang tidak bertanggungjawab karena partai sudah menyiapkan semuanya," pungkasnya.

(mdk/bal)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.