Ganjar Pranowo khawatir cuaca ganggu Pilkada Banjarnegara
Ganjar Pranowo khawatir cuaca ganggu Pilkada Banjarnegara. Ancaman bencana tanah longsor ditegaskan Ganjar, tak bisa dipandang sebelah mata. Sehingga pemilihan lokasi TPS harus juga bersifat antisipasi.
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, mengkhawatirkan kondisi curah hujan yang tinggi di Kabupaten Banjarnegara berpotensi jadi ancaman pelaksanaan Pilkada yang bakal digelar Rabu (15/2) besok. Sebab, wilayah Banjarnegara sebagian besar berada di daerah rawan bencana longsor.
"Untuk gelaran Pilkada Banjarnegara memang harus melihat kemungkinan terburuk yakni cuaca", ujar Ganjar saat mengecek kesiapan Pilkada di KPU Banjarnegara, Selasa (14/2).
Ancaman bencana tanah longsor ditegaskan Ganjar, tak bisa dipandang sebelah mata. Sehingga pemilihan lokasi TPS harus juga bersifat antisipasi.
Namun jika tetap tidak memungkinkan menyelenggarakan pemungutan suara saat cuaca buruk, ia mengatakan terpaksa pencoblosan mesti ditunda demi keselamatan warga.
"Kalau tak memungkinkan, terpaksa pencoblosan ditunda," ujarnya.
Terpisah, Komisioner KPU Banjarnegara Divisi Logistik, Wardjito mengatakan, H-1 pelaksanaan Pilkada Banjarnegara distribusi kotak suara berlangsung tanpa kendala. Kotak suara sudah sampai PPS, bahkan sebagian sudah sampai di TPS. Bagi yang masih di PPS ditargetkan Rabu (15/2) pagi sudah sampai TPS.
"Karena alasan keamanan memang masih ada yang berada di tingkat PPS," kata dia.
Nantinya untuk hasil Pilkada, Wardjito menambahkan, masyarakat Banjarnegara dapat melihat langsung di web KPU RI. Nantinya hasil scan C1-KWK akan dikirim oleh KPU Kabupaten ke KPU RI.
"Alamatnya di pilkada2017.kpu.go.id," ujarnya.
Tak cuma di Banjarnegara, Ganjar Pranowo juga memantau perkembangan persiapan Pilkada di Cilacap.
Di Jawa Tengah bakal ada Pilkada serentak di 7 kabupaten/kota. Yaitu Kabupaten Brebes, Cilacap, Banjarnegara, Batang, Jepara, Pati dan Kota Salatiga yang akan berlangsung 15 Februari 2017 besok.
Ganjar mengintruksikan kepada Satpol PP untuk segera malam ini juga melepas spanduk-spanduk yang masih ada di jalan-jalan.
"Harapnya, di masa tenang ini sudah tidak ada lagi spanduk ketiga pasangan yang masih terpampang di pinggir jalan. Hal ini dilakukan guna menjaga agar pelaksanaan Pilkada dapat berjalan dengan aman dan tertib," kata dia.
Baca juga:
Ribuan surat suara Pilkada Banten dimusnahkan
Ini harapan pengusaha dari Pilkada serentak 2017
H-1 Pilkada Serentak, Polda Metro tetapkan status siaga I di Jakarta
Personel Polda Metro mulai gerak amankan panitia pemungutan suara
Jelang pencoblosan, Pangdam IM pastikan keamanan di Aceh kondusif
Polri bakal tindak lanjuti laporan kecurangan di Pilkada Serentak
Amankan Pilkada Serentak, Polri sebar 300.000 personel