LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Fahri undang Gatot bukber, sekaligus silaturahim dan kritisi masalah bangsa

Fahri juga menyadari sosok Gatot yang selalu jeli melihat gambaran besarnya persoalan bangsa yang rentan di adu domba.

2018-05-25 20:57:47
Fahri Hamzah
Advertisement

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menggelar acara buka bersama dengan Keluarga Alumni Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KA KAMMI) di kediamannya Jl Asia Afrika, Senayan, Jakarta Selatan, Jumat (25/5). Acara dihadiri Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo.

Selain buka bersama, acara juga diisi dengan Tausyiah, salat Isya dan tarawih berjamaah. Fahri juga menggelar acara dialog kebangsaan bertajuk 'Umat Islam dan Masa Depan Persatuan Indonesia' dalam rangka silahturahmi aktivis serta tokoh nasional. Gatot pun akan mengisi dialog tersebut.

Saat ditemui, alasan Gatot datang kesini untuk melunasi janji kepada KAMMI yang mana saat itu Gatot tak sempat hadir.

Advertisement

"Alasannya saya bayar utang karena saat kongres KAMMI dulu saya ada tugas ke Natuna jadi saya belum hadir waktu itu sehingga ini adalah janji saya," kata Gatot di kediaman Fahri.

Gatot menambahkan, acara ini sekaligus syukuran dalam rangka HUT Proklamasi Republik Indonesia ke-75 yang jatuh pada 9 Ramadan hari Jumat.

"9 Ramadhan hari Jumat, silakan di cek 17 Agustus 1945 itu 9 Ramadan dan hari Jumat. Jadi kalau dihitung hijriah ini udah ke 75 tahun hijriah bukan masehi dan sekaligus saya bersilaturahim," ucapnya.

Advertisement

Di kesempatan yang sama, Fahri Hamzah menambahkan bahwa Gatot punya pemikiran tentang proxy war. Oleh karenanya, menurut Fahri persoalan proxy war perlu dikritisi supaya masyarakat melek dan bisa mengantisipasi tentang adanya upaya adu domba terhadap bangsa Indonesia.

"Ini kan pak Gatot itu punya sejarah pemikiran proxy war kita inget beliau sejak awal bahkan sudah diskusi dan rasanya kita perlu mengkritisi fakta ada kemungkinan kita juga di adu domba dan kadang kadang kita gak sadar namanya di adu domba. Maka kami meminta beliau alumni memberi kita ceramah tentang sejarah pemikiran beliau tentang proxy war," terang Fahri.

Fahri juga menyadari sosok Gatot yang selalu jeli melihat gambaran besarnya persoalan bangsa yang rentan di adu domba. Dia mengatakan bahwa bangsa Indonesia perlu persatuan nasional supaya bangsa bisa bangkit dan tidak menjadi lemah.

"Saya kira itulah kemudian rapat pengurus teman teman memutuskan Pak Gatot karena ada hutang tadi akhirnya di undang untuk bicara malam ini," tuturnya.

Alasan Fahri dan KAMMI memilih tema dialog 'Umat Islam dan Masa Depan Persatuan Indonesia' untuk menangkal isu isu terorisme yang membuat bangsa tak nyaman.

"Jangan sampai ada perasaan tidak nyaman karena isu isu ini karena kita harus memindahkan isu terorisme itu dari problem identitas. Seolah olah menjadi persoalan diantara kita, tapi security sistem dari satu bangsa," ujarnya.

"Nah beliau ini Jenderal pasti mengerti bagaimana mendesain security sistem kita secara nasional karena itu lah kita ingin pendahuluan pendahuluan mumpung belum jadi Presiden kalo udah jadi Presiden susah kita ngundangnya," tandas Fahri.

Baca juga:
Fahri Hamzah soal larangan ceramah di UGM: Saya tak masukkan hati
Dianggap kontroversi, Fahri Hamzah dilarang ceramah di Masjid UGM
Soal daftar 200 mubalig, Jokowi sebut 'tanya ke Kemenag saja'
Fahri Hamzah sindir pemerintah Jokowi: Sopir Bajaj nyetir Ferrari
Fahri Hamzah ibaratkan pemerintah seperti sopir bajaj kemudikan Ferrari

(mdk/ded)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.