LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Fahri Tuding KPU Tak Profesional, Usul Presiden Kembali Dipilih MPR

Fahri Tuding KPU Tak Profesional, Usul Presiden Kembali Dipilih MPR. Menurutnya, debat kandidat harusnya digelar di setiap provinsi agar masyarakat tahu apa gagasan pasangan calon di daerah. Bukannya malah mempersempit ruang gerak karena dinilai tidak bikin gaduh.

2019-01-04 16:42:01
Fahri Hamzah
Advertisement

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menuding Komisi Pemilihan Umum (KPU) tidak profesional menyelenggarakan Pemilu 2019. Sebab, dia menilai kurang ruang diberikan kepada pasangan calon presiden untuk menyampaikan programnya.

Dia menyoroti di mana penyampaian visi misi tidak dilakukan oleh pasangan calon. Begitu juga debat kandidat yang menurutnya tidak menggapai masyarakat dari Sabang sampai Marauke. Sehingga muncul wacana layaknya lomba baca Alquran misalnya.

"Enggak profesional penyelenggaraannya, enggak ngerti arti pemilu dalam demokrasi. Mau dilewati begitu saja," kata Fahri di Gedung DPR, Jakarta Selatan, Jumat (4/1).

Advertisement

Menurutnya, debat kandidat harusnya digelar di setiap provinsi agar masyarakat tahu apa gagasan pasangan calon di daerah. Bukannya malah mempersempit ruang gerak karena dinilai tidak bikin gaduh.

"Kalau saya menganggap ini masa kampanye ini yang dulu 12 ronde sekarang 30 ronde, harusnya dimainkan dari Sabang sampai Merauke, kita main ada debat di Sabang dan Merauke, Kalimantan, Sumatera, Sulawesi, Maluku, harusnya dibikin debatnya lebih banyak supaya rakyat tahu yang akan jadi presiden siapa. Isi otaknya apa. Gagasannya apa. Apa idenya tentang daerah-daerah tersebut," jelas Fahri.

Fahri menyayangkan triliunan anggaran terbuang percuma, jika rakyat tidak banyak dilibatkan. Dia sarankan pemilihan presiden kembali dipilih MPR karena bisa hemat biaya.

Advertisement

"Kita sudah Pilpres langsung kek begini ongkos mahal sampai 25 triliun, kalau mau dilewatin begitu saja rakyat enggak perlu ikut, kenapa enggak dipilih MPR saja itu presiden. Kita bisa hemat Rp 20 triliun," tegasnya.

Baca juga:
Fahri Hamzah Nilai Polisi Hebat & Sigap Jika Berhadapan Dengan Kubu Prabowo
Ini Peran 2 Orang Diamankan Terkait Hoaks 7 Kontainer Surat Suara Dicoblos
Penjelasan Polisi Soal Kabar Geruduk Rumah Andi Arief di Lampung
Eks Menteri SBY & Jokowi Akan Beri Gambaran Pemerintah Pada Prabowo-Sandi
Polisi Bantah Geruduk Rumah Andi Arief di Lampung

(mdk/eko)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.