LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Fahri Ingin Jokowi & Prabowo Bertarung 90 Menit di Debat Tanpa Jeda Iklan

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mengusulkan debat capres-cawapres tahap kedua berlangsung tanpa jeda iklan. Semua itu, kata dia, dilakukan agar masyarakat lebih bisa memberikan penilaian yang utuh.

2019-01-23 11:13:51
Debat Capres
Advertisement

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mengusulkan debat capres tahap kedua berlangsung tanpa jeda iklan. Semua itu, kata dia, dilakukan agar masyarakat lebih bisa memberikan penilaian yang utuh.

"Dan saya setuju sekali lagi tidak perlu ada jeda iklan. Biarkan pertarungannya sampai selesai biar kita liat sebuah kepuasan bagi masyarakat melihat pertarungan cukup panjang. 90 Menit enggak usah ada potongan," kata Fahri di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (23/1).

"Tarung saja langsung supaya dialognya tuntas. Sebab saya kira tidak ada percakapan yang tidak bisa kita selesaikan dalam 90 menit," sambungnya.

Advertisement

Menurutnya, debat juga harus berlangsung natural. Sehingga masyarakat bisa mengetahui kapasitas masing-masing kanidat capres-cawapres.

"Diatur supaya keliatan betul siapa yang punya konsepsi, siapa pengetahuannya soal ide besar, siapa yang hanya ide kecil atau siapa yang enggak punya pengetahuan tentang itu, itu akan kelihatan semuanya," ungkapnya.

Sebelumnya diberitakan, Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mantan Sigit Pamungkas mengkritik pelaksanaan debat capres-cawapres pertama pada 17 Januari lalu. Dia menghargai KPU periode kali ini gagal memenuhi janji untuk membuat debat yang memuaskan hasrat keingintahuan masyarakat.

Advertisement

"Pertama itu tadi yang menjanjikan untuk Membuat debat yang membuat publik terpuaskan tidak terpenuhi," katanya di Gedung Sarinah, Jakarta Pusat, Sabtu (19/1).

Dia menilai hal itu terjadi karena KPU memberikan kisi-kisi pertanyaan pada peserta debat. Mungkin peserta debat tidak bisa menjawab pertanyaan panelis secara spontan.

"KPU menyampaikan kisi-kisi ke kandidat ternyata bukan kisi-kisi, yang dikirim adalah yang mengajukan 20 pertanyaan yang berbeda dengan yang disampaikan," ungkapnya.

Baca juga:
Jelang Debat Kedua, Erick Thohir Sindir Prabowo-Sandi Jangan Gagal Fokus dari Tema
Timses Prabowo Masih Pertimbangkan Najwa Shihab Jadi Moderator Debat
BPN Beri Skor 2-1 untuk Kemenangan Prabowo Lawan Jokowi di Debat Capres
Gaya Santun Usul SBY Tak Menarik Simpatik, Prabowo Diminta Bak Macan di Debat Kedua
KPU Minta Capres-cawapres Tak Cuma Andalkan Debat, Tapi Kampanye Tatap Muka
KPU Akan Tambah Durasi Waktu Debat Capres
Kubu Jokowi Tegaskan BPN Tak Perlu Ragukan Netralitas Najwa Shihab

(mdk/rnd)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.