Fahri Hamzah siap lengser dari pimpinan DPR, tapi ada syaratnya
Fahri menjelaskan akan ikhlas untuk menerima keputusan tersebut. Kemudian, dia akan menghormati keputusan hukum yang berlaku.
Fahri Hamzah mengaku siap meninggalkan jabatannya sebagai Wakil Ketua DPR RI. Dia menegaskan, rela melepas jabatan pimpinan dewan asalkan pihak Presiden PKS Sohibul Iman dan Majelis Syuro Salim Salim Segaf Aljufrie menang dikasasi.
"Tunggu aja sebentar, siapa tahu PKS menang di kasasi kan. Kalau PKS menang dikasasi lain ceritanya kan. Sabar lah," katanya di Komplek Parlemen, Jakarta, Selasa (30/1).
Fahri menjelaskan akan ikhlas untuk menerima keputusan tersebut. Kemudian, dia akan menghormati keputusan hukum yang berlaku.
"Saya enggak akan ngotot-ngotot lah soal jabatan. Ini hanya menegakkan hukum aja. PKS juga harus belajar bagaimana menghormati keputusan hukum lah. Nanti saya juga akan menghormati keputusan hukum," kata Fahri.
Diketahui sebelumnya, Fahri Hamzah dipecat oleh partainya Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Fahri dipecat usai PKS berganti pucuk pimpinan. PKS dipimpin oleh Presiden Sohibul Iman dan Majelis Syuro Salim Salim Segaf Aljufrie. Fahri dipecat dari keanggotaan partai maupun dari keanggotaan Fraksi di DPR.
Fahri dipecat atas alasan telah melanggar disiplin organisasi dan tak patuh terhadap kebijakan partai. Tak terima dipecat, Fahri melawan dengan menggugat PKS ke PN Jaksel dan mengadukan para petingginya seperti Sohibul Iman, Hidayat Nur Wahid, Surahman Hidayat ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR.
Bulan Desember 2016, PN Jaksel memenangkan gugatan Fahri dan menyatakan pemecatannya tidak sah. PKS kemudian mengajukan banding. Namun, upaya PKS memecat Fahri tak terwujud. Fahri kembali menang dalam gugatan dan pemecatannya dari keanggotaan partai tak sah.
Baca juga:
Klaim Fahri Hamzah ditawari banyak parpol dan pilih setia dengan PKS
Pimpinan DPR tindaklanjuti pergantian Fahri Hamzah saat kasus inkrah
Status di PKS tak jelas, Fahri ngaku ditawari gabung PDIP hingga Gerindra
PKS ambil momentum pergantian pimpinan DPR untuk geser Fahri Hamzah
PKS kalah lagi, posisi Fahri Hamzah di DPR tak bisa 'disentuh'