LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Fahri Hamzah Kritik Jubir Prabowo Tak Punya Data Mumpuni

Prabowo pun dikritik harus ikut turun berkampanye. Jangan cuma mengandalkan cawapres Sandiaga Uno. Fahri setuju dengan SBY bahwa yang menjadi superstar dalam Pilpres adalah capres. "Anggota DPR yang lainnya itu tidak terlalu nampak dan tidak terlalu men-challenge dengan data-data baru yang koreksi."

2018-11-16 11:59:15
Fahri Hamzah
Advertisement

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mengkritik juru bicara Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandiaga. Menurutnya, hanya segelintir saja yang lihai ditugaskan dalam posisi tersebut.

Fahri menuturkan para jubir ini memiliki tugas penting untuk mendukung capres-cawapres. Namun, para jubir Prabowo tidak menyajikan data-data yang mumpuni.

"Tim di sekitarnya ini harus menyuplai secara aktif apa yang diperlukan, data yang diperlukan ya kan semua nya harus aktif. Nah ini kayaknya tim di kubu Pak Prabowo saya tidak melihat ada data yang mereka sajikan yang sophisticated," ujarnya di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Selatan, Jumat (16/11).

Advertisement

Hal itu melanjutkan kritikan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Ketum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Keduanya menyampaikan hal serupa bahwa kubu Prabowo tidak terlihat mengkampanyekan program.

Fahri menganggap cuma Fadli Zon saja yang vokal menyuarakan Prabowo. Itu pun karena Fadli adalah wakil ketua DPR.

"Saya lihat relatif paling vokal di antara juru bicara itu ya Pak Fadli. Tapi itu pun karena beliau punya posisi sebagai pimpinan DPR. Anggota DPR yang lainnya itu tidak terlalu nampak dan tidak terlalu men-challenge dengan data-data baru yang koreksi," ungkapnya.

Advertisement

Prabowo pun dikritik harus ikut turun berkampanye. Jangan cuma mengandalkan cawapres Sandiaga Uno. Fahri setuju dengan SBY bahwa yang menjadi superstar dalam Pilpres adalah capres.

"Karena itu orang ingin mendengarnya dari 'superstar', kata pak SBY, superstar dari penantang yaitu Pak Prabowo. Saya kira ini yang harus dimanage," ucapnya.

"Jadi tantangan Bu Mega dan komentar Pak SBY penting bagi kubu penantang untuk meningkatkan modus dari pertarungan ini agar lebih efektif," tandas Fahri.

Baca juga:
Sandiaga Pilih Blusukan Kurangi Ongkos Biaya Politik yang Tinggi
Sepakat Kritik SBY dan Mega, Fahri Tantang Prabowo Aktif Berkampanye
Ruhut Tantang Sandiaga Uno Bertemu di Pasar Bahas Harga Kebutuhan Pokok
Sandiaga Dapat Sumbangan Dana Kampanye Rp 10 Juta Saat Makan Soto di Sleman
Indikasi Demokrat setengah hati dukung Prabowo-Sandi
Timses Jokowi: Tim Ekonomi Prabowo Lemah, Cuma Kritik Tapi Sulit Bikin Program
Demokrat 'Gerah' Lihat Manuver Politik Sandiaga Uno?

(mdk/lia)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.