LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Fahri ceritakan pembicaraan Novanto dan Jokowi saat minta perlindungan

Setya Novanto dua kali bertemu Persiden Jokowi. Usai pertemuan dengan Presiden, Novanto bercerita pada Fahri. Dari pengakuan Fahri, koleganya itu menuturkan bahwa Presiden tidak bisa berbuat banyak. Sebab Presiden sedang dalam posisi mendapat tekanan dari berbagai pihak.

2017-11-21 12:34:20
Setnov tersangka
Advertisement

Ketua DPR Setya Novanto telah resmi menjadi tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Novanto ditetapkan sebagai tersangka untuk yang kedua kalinya pada 10 November 2017. Sesaat setelah menjalani pemeriksaan perdana, Setya Novanto sempat mengutarakan langkahnya meminta perlindungan pada Presiden Joko Widodo.

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menceritakan saat dia mengusulkan pada Novanto untuk meminta perlindungan pada Presiden Jokowi. "Saya bilang lapor dong kepada Presiden, apa yang terjadi pada Bapak (Novanto) laporkan lapor kepada pemerintah," kata Fahri di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (21/11).

"Saya bilang begitu, kemudian Pak Novanto bilang meminta waktu karena agak sulit mencari waktu," sambungnya.

Advertisement

Fahri melanjutkan, Novanto akhirnya bertemu Presiden Jokowi. Dua kali Ketua DPR itu bertemu kepala negara. "Yang saya tahu dua kali. Ada yang ketemunya sengaja, ada yang tidak disengaja," tuturnya.

Usai pertemuan dengan Presiden, Novanto bercerita pada Fahri. Dari pengakuan Fahri, koleganya itu menuturkan bahwa Presiden tidak bisa berbuat banyak. Sebab Presiden sedang dalam posisi mendapat tekanan dari berbagai pihak.

"Dia (Novanto) cerita Presiden dalam tekanan yang sangat keras, dari orang-orang sekitar situ. Lobi-lobi KPK ini kan hebat sekali, saya sebelum dipecat PKS ini kan KPK lebih ke PKS supaya saya dipecat," ujarnya.

Advertisement

Bekas politisi PKS ini melihat ada kejanggalan dalam penanganan kasus megakorupsi e-KTP ini. Mulai dari proses lobi-lobi yang dilakukan oleh KPK terhadap Novanto untuk tidak memenuhi panggilan pansus hingga permintaan untuk tidak memanggil Ketua KPK Agus Rahardjo.

"Itu kan lobi-lobi masuk melalui Pak Nov, Pak Nov itu tahu orang-orang yang di dalam KPK, setelah Nazaruddin yang punya hubungan banyak ya Pak Nov," ucapnya.

Baca juga:
5 Nama ini berpeluang kuat gantikan Setnov sebagai ketua DPR
Nurdin Halid sebut Setya Novanto segera ditarik dari jabatan Ketua DPR
Wasekjen Golkar desak munaslub secepatnya, tak perlu ada Plt ketum
Sosok Ketum Golkar & Ketua DPR diharapkan bukan orang dekat Setya Novanto
Nurdin Halid tak tertarik gantikan Setnov sebagai Ketum Golkar
Setya Novanto ditahan, pimpinan DPR belum butuh Plt ketua DPR
Wasekjen sebut dalam AD/ART tak ada ketentuan tunjuk Plt Ketum Golkar

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.