LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Fadli Zon nilai belum perlu bikin Rutan khusus narapidana teroris baru

Wakil Ketua DPR Fadli Zon mengatakan, saat ini belum diperlukan rutan baru khusus tahanan terorisme dengan pengamanan super tinggi. Menurutnya, rutan Nusakambangan sudah cukup dan memiliki keamanan yang memadai.

2018-05-11 22:38:00
Terorisme
Advertisement

Wakil Ketua DPR Fadli Zon mengatakan, saat ini belum diperlukan rutan baru khusus tahanan terorisme dengan pengamanan super tinggi. Menurutnya, rutan Nusakambangan sudah cukup dan memiliki keamanan yang memadai.

"Kalau menurut saya sebenarnya kita sudah punya seperti yang sekarang di Nusakambangan atau yang kategorinya high super maximum security SMS ya itukan juga ada kategori rutan yang super maximum security yang standarnya sudah maksimum pengamanannya," kata Fadli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (11/5).

Menurutnya, yang bermasalah saat ini adalah sistem pengamananya dan bukannya rutan para narapidana (napi). Sebab, seharusnya para narapidana yang sudah berkekuatan hukum tetap (inkracht) bisa segera dipindahkan ke rutan lainnya dan bukan lagi berada di dalam rutan transit, Rutan Salemba cabang Mako Brimob. Hal itu dilakukan untuk mencegah kelebihan kapasitas di dalam rutan tersebut.

Advertisement

"Yang kita mengherankan harusnya mereka yang sudah selesai prosesnya sudah divonis bisa ditempatkan di tempat-tempat yang juga bukan tempat transit gitu loh. Kalau yang masih di dalam proses ya mungkin tidak ada masalah di tempat transit," ucapnya.

Terkait insiden penyanderaan di Rutan Salemba Cabang Mako Brimob, Fadli turut merasa prihatin. Ia berharap pihak Kepolisian bisa segera mengungkap latar belakang dari tragedi yang merenggut lima aparat Densus yang tengah bertugas itu.

"Saya kira masih banyak PR yang harus diselesaikan oleh Polri terutama mengungkap apa yang menjadi latar belakang kejadian ini. Karena ini satu kejadian yang luar biasa. Dan saya kira menjadi sorotan tidak hanya di dalam negeri tapi juga di dunia internasional," tandasnya.

Advertisement

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengakui jika Rumah Tahanan (Rutan) Mako Brimob tak layak untuk narapidana kasus terorisme. Sehingga, dia berencana melakukan pembahasan bersama Menteri Keuangan untuk membangun rutan dengan fasilitas keamanan tingkat tinggi.

"Nanti kerjasama dengan Menkeu dan internal bagaimana kita membangun tempat yang layak untuk rutan sementara untuk penanganan terorisme," katanya di Mako Brimob, Depok, Kamis (10/5).

Baca juga:
Polri sebut korban Mako Brimob disayat dengan pecahan kaca
Ini kondisi Bripka Iwan Sarjana yang disandera teroris di Mako Brimob
Beredar suara diduga negosiasi Aman Abdurrahman dengan napi teroris Mako Brimob
GNPF MUI: Islam sangat anti radikalisme
Mabes Polri: Hari ini siaga satu!
Usai rusuh di Mako Brimob, penjagaan 13 napi teroris di Polres Jaksel diperketat
Hendak bantu napi di Mako Brimob, 2 teroris di Bekasi ditembak polisi, 1 tewas

(mdk/rnd)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.