Fadli Zon: Moderator Debat Capres Kaku, Seperti Bel di Ring Tinju
"Moderator juga terlalu kaku ya. Jadi seperti gak ada bedanya moderator dengan bel. Bel jadi kalau orang tinju ada belnya gitu. Cuma jadi pengatur waktu dan ya perlu tapi maksud saya sebaiknya lebih fleksibel. Karena ini kan calon presiden bukan calon apa gitu," kata Fadli di Kompleks Parlemen, Senayan.
Anggota Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasional (BPN) Fadli Zon menilai, penampilan moderator debat perdana capres-cawapres pada 17 Januari lalu terlalu kaku. Menurutnya, moderator debat layaknya bel di ring tinju yang tidak fleksibel.
Diketahui, debat pertama capres-cawapres bertema Hukum, HAM, Korupsi dan Terorisme pada 17 Januari lalu di moderatori oleh Ira Koesno dan Imam Priyono.
"Moderator juga terlalu kaku ya. Jadi seperti gak ada bedanya moderator dengan bel. Bel jadi kalau orang tinju ada belnya gitu. Cuma jadi pengatur waktu dan ya perlu tapi maksud saya sebaiknya lebih fleksibel. Karena ini kan calon presiden bukan calon apa gitu," kata Fadli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (21/1).
Pasalnya, kata Fadli, moderator debat tak memberi ruang sedikit bagi paslon untuk menyelesaikan penyampaiannya.
"Misalnya ada kalimat yang belum selesai gitu maksudnya biar lah sampai selesai," imbuh Fadli.
Politikus Partai Gerindra itu setuju jika paslon diperbolehkan menyampaikan pendapatnya meski lewat beberapa detik.
"Jadi ketika waktu habis fair bagi kedua belah pihak," pungkasnya.
Baca juga:
Titiek Soeharto Nilai Debat Capres Seperti Cerdas Cermat
Prabowo Dinilai Salah Memahami Konsep Chief of Law Enforcement
Timses Nilai Prabowo Bersikap Santun Saat Debat, Bukti Negarawan
Setara Institute Nilai Debat Capres Perdana Garing dan Kurang Greget
Erick Thohir Soal KPU Tak Beri Kisi-Kisi: Yang Penting Mengangkat Isu Debatnya
Kubu Prabowo Senang KPU Tak Beri Kisi-Kisi Debat, Biar Kelihatan Yang Lebih Layak
Kasus Novel Hilang Saat Debat, Prabowo & Jokowi Punya Masalah HAM Masing-Masing