LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Fadli Sebut Ucapan Ma'ruf Soal Budeg, Tuli, Buta Bisa Singgung Kaum Difabel

Fadli Sebut Ucapan Ma'ruf Soal Budek, Tuli, Buta Bisa Singgung Kaum Difabel. Fadli menilai hal yang berkaitan dengan fisik sangat sensitif dibicarakan. Dia pun menyarankan untuk melakukan kritik berdasarkan data.

2018-11-12 14:09:17
Fadli Zon
Advertisement

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon mengomentari ucapan Cawapres nomor 01 KH Ma'ruf Amin yang menilai jika yang membantah kinerja capres petahana Presiden Joko Widodo (Jokowi) maka termasuk buta, tuli, dan bisu. Menurut dia ucapan itu bisa saja menyinggung para kaum disabilitas.

"Saya kira kita harus hindari lah kata budeg dan sebagainya itu kan saya kira bisa dianggap juga nanti menyinggung kaum difabel, saya kira kita sudah sepakat soal itu. Jangan bicara hal-hal yang bersifat fisik, kekurangan fisik, maupun hal lain," kata Fadli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (12/11).

Fadli menilai hal yang berkaitan dengan fisik sangat sensitif dibicarakan. Dia pun menyarankan untuk melakukan kritik berdasarkan data.

Advertisement

"Dan saya kira harus dihindari lah hal-hal ini. Jangan melakukan suatu political labeling, tapi kalau misalnya kita kritik ayo, kita lihat datanya. Saya misalnya lihat ketimpangan itu ya tetap tinggi," ungkapnya.

"Saya misalnya lihat ketimpangan itu ya tetap tinggi. Laporan bank dunia dan sejumlah instansi mengatakan empat orang terkaya Indonesia sama dengan 100 juta, berdebat lah di situ. Terus kalau cuma tanggapannya itu buta, tidak melihat, loh, masyarakat kan merasakan ketimpangan yang luar biasa sebenarnya," ucapnya.

Calon Wakil Presiden nomor urut 01, Ma'ruf Amin menjelaskan pernyataannya mengenai orang 'budek dan buta' melihat keberhasilan Joko Widodo dalam 4 tahun pemerintahannya. Menurutnya, terminologi itu sudah lazim digunakan dalam Alquran.

Advertisement

Dia meluruskan ucapannya soal orang buta dan tuli tersebut tidak dikatakan dengan maksud menuduh siapapun.

"Saya tidak marah dan bukan sedang menuduh siapa-siapa. Saya cuma bilang, kalau ada yang yang menafikan kenyataan, yang tak mendengar dan melihat prestasi, nah sepertinya orang itu yang dalam Alquran disebut ummum, bukmun, 'umyun. Budek, bisu dan tuli," tutur Ma'ruf di kediamannya di Menteng, Sabtu (10/11).

(mdk/eko)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.