LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Evaluasi JK: Pilpres dan Pileg Tak Bersamaan, Hanya Pilih Partai Bukan Caleg

Menurut Wapres JK, evaluasi mencakup dua hal. Pertama, Pileg dan Pilpres tidak lagi dilaksanakan bersamaan. Kedua, tidak lagi menggunakan terbuka terbuka untuk caleg. Cukup partainya saja. Dengan demikian perhitungan suara lebih mudah.

2019-05-13 16:09:06
Pemilu Serentak
Advertisement

Wakil Presiden Jusuf Kalla semakin yakin perlunya evaluasi dalam sistem Pemilu Serentak. Salah satunya karena ratusan petugas KPPS, Bawaslu dan anggota Polri yang meninggal dunia dalam proses dan pelaksanaan Pemilu. Evaluasi mencakup dua hal. Pertama, Pileg dan Pilpres tidak lagi dilaksanakan bersamaan. Kedua, tidak lagi menggunakan terbuka terbuka untuk caleg. Cukup partainya saja. Dengan demikian perhitungan suara lebih mudah.

"Maka evaluasinya dua hal tadi. Bahwa jangan disatukan. Kemudian jangan lagi terbuka supaya dihitung hanya partainya. Supaya partai juga memilih orangnya yang baik. Karena banyak isu tentang biaya yang besar," ujar JK di Kantornya, Jalan Merdeka Utara, Senin (13/4).

Dia juga menyarankan agar fokus menyederhanakan proses pemilu. Terkait kabar yang menyebutkan bahwa sistem Pemilu ke depan akan menggunakan proses pemilihan elektronik, JK menilai seluruh sistem memiliki kelebihan dan kekurangan. Manual pun memiliki kekurangan.

Advertisement

Sistem elektronik berpeluang diretas. JK mencontohkan pemilu di Amerika yang mencurigai Rusia. Setelah itu India, yang saat itu melakukan e-voting. Sistem yang sudah berjalan 10 tahun itu akhirnya dihentikan dan India memilih kembali menggunakan sistem manual.

"Kenapa kembali ke manual karena keraguan juga tentang isinya. Jadi semua ada kelebihannya, kekurangannya. Tapi yang lebih penting sederhanakan dulu sistem pemilunya," kata JK.

Menurutnya, tidak menutup kemungkinan sistem Pemilu yang berjalan saat ini menjadi penyebab meninggal petugas KPPS.

Advertisement

"Kerumitan sistem pemilu, kecapean, tanpa istirahat dan di ruangan terbuka serta jangan lupa, stres itu. karena ketua ketua KPPS ini kan di desa desa, belum tentu dia betul betul memahami sistem ini yang rumit, bisa bingung dia."

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.