LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Erick Thohir merasa diserang kampanye hitam

Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin, Erick Thohir, mengatakan serangan kepada dirinya di media sosial, dianggap biasa. Menurut dia, pihak Kepolisian juga sudah mengkonfirmasi.

2018-09-12 16:58:53
Pilpres 2019
Advertisement

Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin, Erick Thohir, mengatakan serangan kepada dirinya di media sosial, dianggap biasa. Menurut dia, pihak Kepolisian juga sudah mengkonfirmasi.

Diketahui, di media sosial diramaikan dengan kabar Erick Thohir, diperiksa selama tiga jam di kantor Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Reskrimsus). Adapun diperiksa dengan jabatannya sebagai Komite Olimpiade Indonesia (KOI) terkait dugaan korupsi sosialisasi Asian Games 2018.

"Saya rasa sudah ada statemennya, saya rasa yang namanya black campaign biasa, ya kan. Yang penting kan buktinya. Contoh bagaimana hal itu diangkat, saya enggak mau bikin statement, karena kita mesti menghormati hukum. Tetapi dari pihak Kepolisian langsung mengangkat itu tidak benar," ucap Erick usai memimpin rapat, di kantor TKN, Jakarta, Rabu (12/9).

Advertisement

Dia menyayangkan hal itu terjadi. Pasalnya, tak mendidik masyarakat, dan justru menimbulkan kekisruhan, jika terus menggunakan kampanye hitam.

"Nah ini contoh yang sayang (isunya di media sosial) kalau tiba-tiba hal-hal ini terus terjadi (black campaign). Ini tidak mendidik dan akhirnya ada saling serang, dan akibatnya nanti enggak bagus," ungkap mantan Ketua INASGOC Asian Games 2018 itu.

Dia menuturkan, semua itu bisa dibuktikan dari jejak rekam. Karena hal tersebut bisa dibohongi.

Advertisement

"Makanya saya bilang track record. Track record itu tidak bisa dibohongi. Sama juga misalnya ketika Pak Jokowi mempercayakan kepada saya, statementnya simpel. Bahwa saya bagian dari manajemennya, bukan politiknya. Ini ahli-ahli politiknya sudah ada (sambil nunjuk para Sekjen parpol yang disampingnya), kita manajemennya," jelas Erick.

Karenanya, masih kata dia, saat melakukan rapat dan konsolidasi dengan para anggota TKN, tidak ada kata-kata untuk menghancurkan lawan.

"Makanya kita tadi konsolidasi, gimana mapping, apakah langkah selanjutnya, itu. Bukan sebuah, oke, bagaimana kita hancurin mereka, bertempur, enggak. Tidak ada sekali kata-kata seperti itu," pungkasnya.

Reporter: Putu Merta Surya Putra

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Timses Jokowi sebut Erick Thohir sosok berprestasi, wajar ada yang usil
Gerindra tuding Erick Thohir dijadikan sektor kejut KIK menyaingi popularitas Sandi
Perdana, Erick Thohir pimpin rapat strategi pemenangan Jokowi-Ma'ruf Amin
Timses Jokowi tak ambil pusing isu Erick Thohir diperiksa polisi
Polda Metro bantah mau periksa kembali Erick Thohir soal korupsi Asian Games
Jokowi dinilai pilih Erick Tohir untuk tutupi kekurangan Ma'ruf Amin


(mdk/rnd)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.