LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Elite PAN Rasakan Arus Besar Perubahan Karena Ketidakadilan Rezim Jokowi

Wakil Ketua Dewan Kehormatan PAN, Dradjad Wibowo merasakan arus yang ingin perubahan di negeri ini semakin besar. Hal itu terjadi karena pemerintah Jokowi-JK dianggap tidak mampu menghadirkan keadilan bagi seluruh rakyat.

2018-12-18 11:30:07
Pilpres 2019
Advertisement

Wakil Ketua Dewan Kehormatan PAN, Dradjad Wibowo merasakan arus yang ingin perubahan di negeri ini semakin besar. Hal itu terjadi karena pemerintah Jokowi-JK dianggap tidak mampu menghadirkan keadilan bagi seluruh rakyat.

Dradjad menyaksikan sendiri besarnya arus perubahan saat konferensi nasional Partai Gerindra di Sentul International Convention Center, Bogor, Senin (17/12) lalu. Dia hadir memenuhi undangan bersama partai koalisi Prabowo-Sandiaga lainnya.

Dia menjelaskan, tempat duduk di SICC penuh dengan para kader dan simpatisan pendukung Prabowo-Sandi. Mereka bernyanyi bersama membuat seisi ruangan gegap gempita. Tempat duduk berkapasitas 11 ribu orang penuh. Ditambah orang-orang yang duduk di lantai dan berdiri sekitar panggung.

Advertisement

"Yang membludak di luar gedung amat sangat banyak sekali. Saya juga merekam dan men-zoom tokoh-tokoh nasional yang hadir," jelas Dradjad saat dihubungi merdeka.com, Selasa (18/12).

Dia melihat semangat dan militansi luar biasa terjadi di sana demi adanya perubahan untuk melawan ketidakadilan. Apalagi, kata dia, acara ini diadakan setelah reuni 212 yang dihadiri jutaan jemaah tersebut.

"Artinya memang ada arus besar perubahan di masyarakat," kata dia.

Advertisement

Oleh sebab itu, dia mengingatkan betul kepada penyelenggara pemilu dan aparat keamanan wajib untuk menjaga kenetralan. Jangan sampai berbuat tidak adil.

Apalagi, lanjut dia, sekarang ini banyak elemen masyarakat yang merasa dizolimi, diperlakukan tidak adil oleh berbagai organ kekuasaan. Sebagai contoh, kata Dradjad, banyak kriminalisasi hukum kepada para ulama dan pengkritik rezim pemerintah.

"Dalam sejarah umat manusia, semua perubahan besar, bahkan revolusi, sering berawal dari perlawanan terhadap ketidakadilan," tutup Dradjad.

Berikut euforia saat konferensi nasional Gerindra di SICC yang dihadiri oleh sejumlah petinggi parpol pendukung Prabowo-Sandiaga:

Baca juga:
Ma'ruf Amin Tanggapi Prabowo: Indonesia Tidak akan Punah, Memang Hewan Purba
Soal Negara Punah, Kubu Jokowi Singgung Sejarah Hidup Prabowo
PKS Jelaskan Makna 'Negara Punah' Jika Prabowo-Sandi Kalah Pilpres 2019
Dari Ucapan Wiranto, Demokrat Curiga Kadernya Akan Dituduh Rusak Baliho PDIP
Sandiaga Nilai Sri Mulyani Butuh Prabowo Hadapi Perang Dagang AS-China
Sandiaga Juga Ingin Buat Markas Pribadi di Jawa Tengah
Sekjen PDIP: Coba Sebutkan 3 Keberhasilan Prabowo? Rata-Rata Sulit Jawab

(mdk/rnd)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.