Elit Demokrat dukung Prabowo-Hatta hanya gerbong kosong
Boni Hargens menilai mereka cuma caleg gagal yang tak punya massa.
Para elit politik dari Partai Demokrat (PD) deklarasi mendukung pasangan Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa (Prabowo-Hatta), Senin (18/6) lalu. Namun dukungan mereka dinilai tidak berpengaruh terhadap konstituen atau pemilih partai itu.
Bahkan, deklarasi sekitar 100 anggota Fraksi Partai Demokrat yang mendukung Prabowo-Hatta juga dinilai hanya gerbong kosong mengingat mereka mayoritas adalah caleg yang gagal.
"Apalagi, mereka tidak sesuai dengan sikap politik SBY yang menyatakan netral. Mereka hanya gerbong kosong yang tidak akan berpengaruh apa pun," ujar Pengamat Politik dari Universitas Indonesia (UI) Boni Hargens di Jakarta, Rabu (18/6).
Menurut Boni, langkah elite dan anggota Fraksi PD memberikan dukungan kepada pasangan Prabowo-Hatta hanyalah kegenitan politik saja dan justru mengesankan mereka tak pandai membaca sikap politik SBY yang sudah tegas.
Jadi, manuver anggota Fraksi Partai Demokrat tersebut tidak relevan lagi. Terlebih, mereka juga sedang mendapatkan hukuman dari konstituennya berupa kekalahan di Pemilu Legislatif lalu.
Logikanya, kata Boni, manuver dari orang-orang yang sedang dihukum rakyat juga akan berefek pada pemberian hukuman kepada yang didukung mereka.
"Di survei-survei kan sudah menunjukkan pemilih Demokrat lebih banyak yang ke Jokowi - JK, itu artinya ada kekecewaan terhadap mereka yang kemudian konstituen mereka lebih memberikan kepercayaan kepada Jokowi - JK," pungkas dia.(mdk/ian)