Eks relawan yang serang Teman Ahok barisan sakit hati karena dipecat
"Mereka ini diam-diam tikam kami dari belakang," kata Juru Bicara Teman Ahok, Singgih Widiyastono.
Juru Bicara Teman Ahok, Singgih Widiyastono menilai bahwa acara konferensi pers yang dilakukan oleh para mantan Teman Ahok di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, hanyalah relawan barisan sakit hati. Pasalnya, kelima orang tersebut telah dipecat pasca melakukan pemalsuan data.
"Mereka ini kalau kami sebut adalah relawan barisan sakit hati. Di mana tiga di antara mereka itu sudah kami pecat sejak lama. Alasan kami karena mereka memalsukan data," ujarnya dalam konferensi pers di Sekretariat Teman Ahok, di Jakarta Selatan, Rabu (23/6).
Sementara, kata Singgih, dua orang sisanya baru dipecat hari ini karena sudah menikam Teman Ahok dari belakang. "Mereka ini diam-diam tikam kami dari belakang," tegasnya.
Selain dilakukan konferensi pers di Cikini, lanjutnya, Teman Ahok mendapat broadcast dan juga adanya salah seorang anggota DPR mengatakan bahwa dalam kurun waktu 14 jam ke depan akan ada kabar mengejutkan dari Teman Ahok.
Bahkan tadi pagi, seorang relawan mendatangi markas Teman Ahok. Di mana relawan tersebut menceritakan bahwa dirinya menerima ancaman untuk tergabung dalam konferensi pers tersebut.
"Tadi pagi tepat pukul 9 saya didatangi koordinator posko, beliau datang, maaf kami tidak sebut namanya, datang dengan tergopoh-gopoh, beliau cerita bahwa beliau menerima ancaman dari sebuah ormas yang dulu basicly berjalan saat Jokowi-Ahok dan diresmikan Jokowi. Kami menyebut ormas ini di bawah naungan Parpol, bahkan kediamannya sudah ditunggui oleh puluhan orang," ujarnya.
"Jadi koordinator posko kami menerima ancaman, mereka ditelepon dua hari lalu diminta memberi keterangan, diminta menyebutkan dana anggaran dari Teman Ahok. Nah salah satu koordinator posko ini menjelaskan ke kami bahwa mereka kabur dan mengamankan diri di sini dengan kami. Dan baru saja dia ditelepon bahwa rumahnya dikepung dan diancam," sambungnya.
Hingga kini, koordinator tersebut masih diamankan di markas Teman Ahok dengan tujuan mengorek keterangan lebih lanjut.
"Saat ini masih kami amankan supaya bisa mengorek info darinya," pungkasnya.
Baca juga:
Politikus Gerindra: Teman Ahok hanya pekerja yang diuber target
Sprindik dugaan Rp 30 M ke Teman Ahok tinggal diteken pimpinan KPK
Habiburokhman sindir Teman Ahok: Makanya jangan takabur!
Alasan mantan Teman Ahok bongkar borok pengumpulan KTP
Sistem kerja Teman Ahok tak seperti relawan, tapi perusahaan