Effendi Simbolon: Jokowi sulit dijatuhkan, tapi jangan putus asa
Effendi akui secara konstitusi memang sulit untuk menjatuhkan seorang Jokowi dari kursi presiden.
Politikus PDIP Effendi Simbolon tak pernah lelah melakukan kritik terhadap kinerja Presiden Joko Widodo (Jokowi). Meskipun Jokowi sendiri merupakan presiden yang diusung oleh PDIP.
Effendi mengungkap alasan kenapa dirinya kerap mengkritisi Jokowi. Dia tak ingin Jokowi yang disebut sebagai sahabatnya itu masuk jurang.
"Sahabat yang baik itu jangan membiarkan kawannya masuk jurang. Kenapa saya kritik Presiden Jokowi padahal saya dari partai pengusung, lalu dianggap lawan," kata Efendi di kantor Himpunan Masyarakat Untuk Kemanusiaan dan Keadilan (Humanika) Mampang Prapatan X, Jakarta Selatan, Selasa (19/5).
Effendi menegaskan jika selama ini yang dikritisi karena Jokowi melanggar UU. Karena itu dia heran, kenapa tahu Jokowi melanggar UU tapi diam saja.
"Kenapa Presiden boleh melanggar Undang-Undang, sedangkan rakyat tidak boleh. Gus Dur saja yang tidak melanggar UU bisa turun, kenapa yang sekarang yang jelas melanggar UU kalian diam saja? Kok bangga baru diundang ke Istana saja," tegas Effendi.
Effendi dengan keras menyatakan, telah menyampaikan kepada Jokowi bahwa apa yang dilakukan melanggar UU. Bahkan dia pesimis Jokowi bisa langgeng sampai lima tahun melihat kondisi seperti sekarang.
"Saya katakan bahwa Anda (Jokowi) telah melanggar konstitusi. Memang Secara konstitusi Jokowi sangat sulit dijatuhkan, tapi jangan putus asa. Jokowi hanya dipinjamkan kekuasaan untuk sesaat oleh rakyat, walahualam kalau sampai 5 tahun," tutupnya.
Baca juga:
Politisi PDIP ingatkan Jokowi ada orang cari lapak di isu reshuffle
KPK siap sodorkan kriteria pansel KPK ke pemerintah
Wakil Ketua Komisi II DPR sebut Jokowi belum tolak revisi UU Pilkada
Senada dengan Jokowi, bos BI minta penyerapan anggaran dioptimalkan
Jokowi berduka cita atas meninggalnya Dubes RI untuk Pakistan
Ratusan mahasiswa geruduk Istana tarik mandat Jokowi