Efek Kwik Kian Gie masuk timses diyakini dongkrak elektabilitas Prabowo-Sandi
Menurutnya, Kwik adalah sosok yang memiliki pengaruh dalam perkembangan ekonomi Tanah Air. "Karena dia tidak saja politisi PDI-P ya, tetapi juga nasionalis ekonomi dan pemegang aliran ekonomi yang penting di Indonesia ini," ungkap.
Menteri Perekonomian era Presiden Megawati Soekarnoputri, Kwik Kian Gie, bergabung dengan pasangan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno. Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah, yakin keberadaan Kwik akan mempengaruhi elektabilitas pasangan Prabowo-Sandi.
"Pasti besar lah," kata Fahri di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (18/9).
Menurutnya, Kwik adalah sosok yang memiliki pengaruh dalam perkembangan ekonomi Tanah Air. "Karena dia tidak saja politisi PDI-P ya, tetapi juga nasionalis ekonomi dan pemegang aliran ekonomi yang penting di Indonesia ini," ungkap.
"Saya kira dia punya sekolah bisnis, dia punya sekolah ekonomi itu membuat tradisi berpikirnya ada dalam lembaga, saya kira itu besar," ucapnya.
Sebelumnya, bakal Capres Prabowo Subianto membeberkan alasannya meminang Kwik Kian Gie sebagai bagian dari tim suksesnya di Pilpres 2019. Dia mengaku mengajak Kwik dalam tim pemenangannya lantaran ada kedekatan yang terjalin.
"Waktu 2009 beliau penasihat saya dan terus menerus. Karena memang dari awal saya satu pemikiran, bisa dikatakan alirannya sama. Saya menilai beliau seorang ekonomi yang punya dasar teori yang kuat, diikuti oleh dasar pengalaman, praktisi, pelaku ekonomi yang juga kuat," kata Prabowo di Kertanegara, Jakarta Selatan, Senin (17/9).
Baca juga:
Sandiaga: Sultan Palembang doakan saya jadi pemimpin amanah
PPP ragu Prabowo penuhi pakta integritas hasil Ijtimak Ulama II
Bersama Kwik, Sandi mengaku siap jadikan ekonomi isu sentral di Pilpres
Alasan Prabowo ajak Kwik Kian Gie gabung timses
PKB: Soal pemerintahan sekuler, Jokowi clear tapi kalau Prabowo 50-50
Kwik tegaskan masih kader PDIP: Saya dan Prabowo sebatas diskusi ekonomi
Rayakan HUT, Demokrat tak undang parpol pengusung Prabowo-Sandiaga