Dukung Jokowi-JK, Fahmi Idris pilih mundur dari Golkar
Tidak hanya Fahmi, Luhut Binsar Panjaitan juga mundur dari Golkar.
Politikus senior Partai Golkar Fahmi Idris memilih mundur dari Partai Golkar setelah partainya itu berkoalisi dengan Partai Gerindra mendukung pencapresan Prabowo Subianto . Fahmi tak sepakat Golkar bergabung dengan Gerindra , dia lebih sreg mendukung pasangan Jokowi - JK .
"Saya sudah sampaikan surat kemunduran diri saya," kata Fahmi di Hotel JW Marriott Jakarta, Kamis (22/5).
Tidak hanya Fahmi, Luhut Binsar Panjaitan juga mundur dari Golkar . Bahkan dia sudah mengirimkan surat pengunduran dirinya. Luhut selama ini menjabat sebagai Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar .
Sebelumnya memang ada ancaman bagi kader Golkar yang mendukung pasangan Jokowi - JK akan diberikan sanksi. Bahkan sampai pemecatan.
Terkait sanksi itu, Wakil Ketua Umum Partai Golkar Agung Laksono berharap tidak ada sanksi bagi kader yang mendukung pasangan selain Prabowo-Hatta. Menurutnya, dukungan itu adalah hak pribadi.
"Citra partai akan memburuk dengan pemberhentian dan pemecatan," ujarnya.
Baca juga:
Manuver-manuver elite Golkar menentang Ical dukung Prabowo
4 Tanda-tanda Ical akan dikudeta dari kursi ketua umum Golkar
JK sebut wajar kader Golkar tak taat instruksi Ical soal capres
Politikus senior Golkar akan kirim surat ke Ical soal Prabowo
Ini isi surat pengunduran Luhut dari Partai Golkar