Dua hari lagi, Yenny Wahid jawab tawaran kubu Prabowo-Sandi
Mantan Sekjen PKB, Yenny Wahid mendapat tawaran menjadi tim kampanye nasional pasangan capres-cawapres Prabowo-Sandi. Namun sampai saat ini, putri kedua Abdurrahman Wahid atau Gus Dur itu belum memberikan jawaban.
Mantan Sekjen PKB, Yenny Wahid mendapat tawaran menjadi tim kampanye nasional pasangan capres-cawapres Prabowo-Sandi. Namun sampai saat ini, putri kedua Abdurrahman Wahid atau Gus Dur itu belum memberikan jawaban.
Yenny Wahid mengatakan, akan menjawab tawaran tersebut dalam beberapa hari ke depan. Ini disampaikan Yenny saat menjadi pembicara di acara rilis survei LSI di Hotel Sari Pacific, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Senin (24/9).
"Saya akan menjawab dua hari lagi di Kalibata," ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Yenny juga menerangkan alasan kenapa keluarganya menerima dua pasangan capres-cawapres saat berkunjung ke Ciganjur, Jagakarsa beberapa waktu lalu. Ia mengatakan keluarganya ingin mengetahui komitmen para calon terkait Pancasila dan relasinya dengan agama.
"Kenapa keluarga Ciganjur menerima semua calon? Karena kami ingin mendapatkan penjelasan mengenai komitmen dua pasang calon soal Pancasila, tentang bagaimana relasi agama dan ideologi Pancasila. Dan Alhamdulillah semua punya komitmen yang sama untuk Pancasila dan NKRI," jelasnya.
Menurutnya, kedua kandidat capres-cawapres memiliki tantangan yang sama bagaimana menjaga nilai-nilai Pancasila dan NKRI. Termasuk bagaimana mencegah intoleransi di tengah keragaman masyarakat Indonesia.
"Siapapun jadi presiden akan punya tantangan yang sama," ujarnya.
Isu agama dalam Pilpres 2019 menurutnya akan dipakai dua kubu untuk saling serang. Prabowo akan diserang karena dinilai akan mempromosikan negara khilafah. Sedangkan Jokowi diserang karena dianggap keluarga PKI.
"Lebih baik kita proposional dan boleh jadi timses siapapun tapi tak boleh menggunakan hoaks dan isu-isu yang tidak berdasar," pungkasnya.
Baca juga:
KPU larang Istana dijadikan tempat konsolidasi untuk Pilpres
Nusron sebut Ma'ruf tak pernah keluarkan fatwa larang ucapkan 'selamat Natal'
Visi Misi Prabowo-Sandi menciptakan rakyat adil dan makmur
Jadi timses Jokowi-Ma'ruf Amin, bos Kadin fokus peningkatan lapangan kerja
Program Prabowo-Sandi: Jamin kesehatan rakyat tanpa bebani rumah sakit
Program ekonomi umat & pendidikan keagamaan demi citra Jokowi dekat dengan Islam
Merasa dikriminalisasi Jokowi, Buni Yani putuskan dukung Prabowo