DPR gelar rapat gabungan bahas pembukaan kantor OPM di Oxford
"Kita menginginkan Papua tetap bagian dari NKRI , yang secara politik stabil," kata Mahfud.
Pembukaan kantor perwakilan Papua Merdeka di Oxford Inggris, direspon serius Komisi I DPR yang membidangi pertahanan dan urusan luar negeri. Hari ini, para wakil rakyat tersebut menggelar rapat tertutup gabungan dengan mitra kerjanya di pemerintah.
"Jadi kita memang akan berbicara lebih pada tataran penyelesaian, tidak pada tataran kasus-per kasus. Kalaupun kita harus masuk ke situ, nanti bagian dari pendalaman saja," kata Ketua Komisi I DPR Mahfudz Siddiq di Komplek Parlemen, Senayan Jakarta, Kamis (23/5).
Komisi I DPR sudah dua tahun memberikan perhatian khusus, memantau perkembangan politik regional Papua. Pada kurun waktu tersebut, Mahfudz mengatakan pembangunan di Papua menunjukkan progres signifikan.
"Kita menginginkan Papua tetap bagian dari NKRI , yang secara politik stabil," terang politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu.
Isu Papua lepas dari NKRI diakui Mahfudz tidak hanya panas di dalam negeri. Isu itu sudah menjadi perbincangan hangat di luar negeri, termasuk NGO (non government organization) dan forum multilateral lain.
Mitra Komisi I DPR yang ikut rapat adalah Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiyantoro, Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa, Kepala BIN Marciano Norman, Duta Besar Indonesia untuk Kerajaan Inggris dan Irlandia Hamzah Thayeb, serta Duta Besar Indonesia untuk Australia, Nadjib Riphat Kesoema.(mdk/mtf)