LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

DPR Curiga Ada Upaya Rusak Kredibilitas Pemilihan Anggota KPU-Bawaslu

Anggota Komisi II DPR RI Guspardi Gaus mengaku terkejut beredar pesan berantai nama anggota KPU dan Bawaslu RI yang sudah disepakati anggota koalisi pemerintah. Dia menegaskan kabar tersebut hoaks.

2022-02-16 16:56:23
KPU
Advertisement

Anggota Komisi II DPR RI Guspardi Gaus mengaku terkejut beredar pesan berantai nama anggota KPU dan Bawaslu RI yang sudah disepakati anggota koalisi pemerintah. Dia menegaskan kabar tersebut hoaks.

Guspardi khawatir hal ini sengaja dibuat oleh pihak tidak bertanggungjawab untuk kepentingan tertentu. Dia curiga kabar bohong itu untuk penggiringan opini dan merusak kredibilitas Komisi II DPR dalam melakukan uji kelayakan dan kepatutan calon anggota KPU dan Bawaslu periode 2022-2027.

"Saya khawatir jika hal ini sengaja diciptakan untuk merongrong kredibilitas Komisi II dalam melaksanakan fit and proper tes komisioner KPU-Bawaslu," ujar Guspardi kepada wartawan, Rabu (16/2).

Advertisement

Untuk itu, politikus PAN ini meminta asal usul penyebaran kabar itu ditelusuri. Ia menegaskan, informasi sudah ada kesepakatan nama anggota KPU dan Bawaslu adalah tidak benar.

"Saya berharap pesan berantai yang beredar via WA dan juga diterima teman media perlu ditelisik lagi kebenarannya, dari mana sumber berita itu diperoleh serta siapa yang mengemukakannya, dan lainnya," ujar Guspardi.

Guspardi mengatakan, Komisi II DPR sudah menggelar uji kelayakan dan kepatutan calon anggota KPU dan Bawaslu sejak Senin, 14 Februari 2022 dan masih berlangsung hingga hari ini. Keputusan akan diambil malam hari ini setelah uji kelayakan dan kepatutan selesai.

Advertisement

"Jadi, belum ada keputusan apapun yang disepakati tekait komisioner KPU-Bawaslu," imbuhnya.

Masyarakat diminta tetap tenang menyikapi berita tersebut. Guspardi menjamin Komisi II berkomitmen melaksanakan uji kelayakan dan kepatutan calon anggota KPU dan Bawaslu secara akuntabel untuk menghasilkan anggota yang berintegritas, independen dan kapabel.

"Kita menginginkan komisioner KPU-Bawaslu yang terpilih merupakan orang- orang terbaik yang dapat membawa Pemilu yang berintegritas dan demokrasi yang makin berkualitas," pungkas anggota Baleg DPR RI tersebut.

Sebelumnya beredar pesan berantai yang menyebutkan nama anggota KPU dan Bawaslu yang disepakati partai koalisi. Tertulis nama organisasi dan partai yang mendukungnya. Pesan semacam ini juga pernah beredar ketika uji kelayakan dan kepatutan calon anggota KPU dan Bawaslu RI dimulai pada Senin (14/2). Pesan itu dikirim oleh akun anonim melalui aplikasi pesan WhatsApp.

Begini bunyi pesan berantai tersebut:

Final KPU-Bawaslu hasil rapat partai koalisi di Hang Tuah, Selasa malam (15/02).

KPU :
1. Parsadaan Harahap (HMI/Golkar)
2. Hasyim Asyari (Ansor/PMII/PKB)
3. Betty Epsilon (HMI/Nasdem)
4. I Dewa Kade (GMNI/PDIP)
5. Yulianto Sudrajat (GMNI/PDIP)
6. Yessy Momongan (GAMKI/Gerindra)
7. Viryan (HMI/Gerindra)

Bawaslu :
1. Rahmat Bagja (HMI/Golkar)
2. Fuadi (HMI/Gerindra)
3. Totok (GMNI/PDIP)
4. Aditya Perdana (HMI/Nasdem)
5. Mardian (PMII/PKB)

(mdk/rnd)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.