LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

DPD I Golkar bertemu di Ritz Carlton, tak ada Luhut Pandjaitan

"Itu acara paguyuban DPD I. Kami undang 33 DPD di luar Sulawesi Selatan," kata Ridwan Bae.

2016-05-10 13:47:08
Munaslub Golkar
Advertisement

Pengurus DPD I Partai Golkar melakukan pertemuan di Hotel Riz Carlton, Kuningan, Jakarta semalam. Pertemuan ini sudah tercium oleh tim Caketum Golkar Ade Komarudin sejak Senin (9/5).

Bahkan, pertemuan itu disinyalir untuk mengarahkan dukungan kepada Caketum Golkar Setya Novanto dengan dihadiri oleh Menko Polhukam Luhut B Pandjaitan. Namun hal itu dibantah tegas oleh Ketua DPD I Golkar Sulawesi Tenggara Ridwan Bae.

Ridwan menyebut, pertemuan itu hanya merupakan acara paguyuban DPD I Partai Golkar, yang dihadiri 27 sampai 28 orang perwakilan daerah. Dia juga tegas membantah bahwa pertemuan tersebut tak dihadiri caketum Golkar, apalagi Luhut Pandjaitan.

"Itu acara paguyuban DPD I. Kami undang 33 DPD di luar Sulawesi Selatan, karena Sulsel kan calon. Yang hadir sekitar 27-28," ujar Ridwan saat dihubungi, Selasa (10/5).

Ridwan menjelaskan, dalam agenda pertemuan kemarin, mereka hanya membahas mengenai rencana penyelenggaraan Munaslub yang akan digelar di Bali pada 15-17 Mei mendatang. Tidak ada arah mengarahkan pilihan pengurus DPD I dalam pertemuan semalam.

Menurut dia, walaupun setiap DPD sudah memiliki jagoannya masing-masing, namun hubungan antar DPD harus tetap harmonis dan tidak terpengaruh oleh rivalitas para caketum yang akan berkompetisi di Munaslub tersebut.

"Karena kami sadar, maka kami kumpul. Bahwa semua calon ini adalah teman dan sahabat, kader Golkar. Kalau beda pilihan, jangan jadi perbedaan di hubungan kita," pungkasnya.

Sebelumnya, beredar pesan singkat menteri Jokowi dukung salah satu caketum Golkar di Munaslub yang akan digelar 15 Mei-17 Mei di Nusa Dua, Bali nanti. Dalam pesan tersebut bahkan menyebutkan menteri ini memerintahkan TNI-Polri untuk ikut mendukung.

Pesan ini disebar oleh Timses Ade Komarudin (Akom), Firman Soebagyo kepada media. Dia mendapatkan pesan ini dari DPD I dan DPD II yang mengeluhkan jika seorang menteri melakukan intervensi dalam pagelaran Munaslub Golkar.

Hanya saja, Firman tak mau menyebutkan siapa menteri itu. Dia juga tak mau membeberkan siapa caketum Golkar yang didukung oleh menteri tersebut. Dia mengatakan, DPD I Golkar itu juga akan bertemu pada Senin (10/5) malam kemarin.

Firman hanya menyebut bahwa dari kasus ini nama Presiden Jokowi yang paling dirugikan. Dia juga menyindir kasus pencatutan nama Jokowi dalam insiden 'Papa Minta Saham' yang sempat ramai hingga membuat Ketua DPR Setya Novanto mundur.

"Inikan juga mencederai daripada nama mas Jokowi sendiri. Masyarakat masih belum lupa dengan kasus 'Papa Minta Saham'. Pak Jokowi yang rugi dalam kasus ini," jelas Firman saat dihubungi merdeka.com, Senin (9/5).

Diketahui, dalam kasus itu terlibat nama Setya Novanto yang juga maju sebagai caketum Golkar. Bukan hanya Novanto, Menko Polhukam Luhut Binsar Pandjaitan juga disebut dalam kasus itu.

"Ini yang saya terima dari kawan-kawan DPD 1 dan 2, bahkan pendukung Akom malah di Plt kan," tutur Firman.

Berikut pesan yang beredar ada menteri Jokowi dukung salah satu caketum Golkar di Munaslub:

Hasil pertemuan:
1. LBP tegaskan dukungan ke SN atas Nama presiden Dan dia pertaruhkan jabatan untuk itu
2. Dia Akan perintahkan kapolda Dan kapolres se Indonesia untuk dukung SN beserta dgn dandim Dan Pangdam
3. Meminta 6 Ketua DPD propinsi untuk mengumpulkan seluruh DPD Propinsi Dan kab/Kota, senin di ritz charlton kuningan jakarta

Peserta pertemuan:
1.LBP
2. Robert Kardinal
3. Idrus marham
4. Ridwan Bae (Sultra)
5. Ahmad Hidayat Mus (Maluku Utara)
6. Ety sabarua (Maluku)
7. Ansar Ahmad (Kepri)
8. Ibrahim Medah (NTT)
9. Klemen Tinal (Papua)

Baca juga:
Akbar Tandjung ragu Akom mampu jadi Ketum Golkar sekaligus ketua DPR
Diisukan dukung Setnov, Luhut bilang 'buang saja ke tong sampah!'
AM Fatwa apresiasi caketum Golkar yang tolak bayar mahar Rp 1 M
JK sebut Jokowi sangat marah namanya dicatut dukung caketum Golkar
Komite Etik didesak selidiki turnamen golf jelang Munaslub Golkar


Advertisement
(mdk/rnd)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.