LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Djarot nilai keputusan DKPP untuk koreksi kinerja KPU DKI

Selain itu, Djarot sudah menyampaikan kepada Sumarsono bahwa dirinya sudah datang lebih awal sebelum adanya orang KPU yang hadir.

2017-04-08 21:54:00
Pilgub DKI
Advertisement

Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Syaiful Hidayat menilai keputusan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) yang menyatakan Ketua KPU DKI Jakarta Sumarsono bersalah melanggar kode etik sebagai penyelenggara pemilu sebagai bentuk koreksi.

"Enggak apa-apa itu kan koreksian, masukan biar kita kerja baik lagi, dan saya pikir itu juga kan bukan kesalahan Pak Marno pribadi," kata Cawagub DKI Jakarta Djarot di Jakarta Pusat, Sabtu (8/4).

Menurutnya karena hal tersebut dia yang mengalami dan juga jajaran yang lainnya. "Kalau menurut saya sih, karena saya yang mengalami, tapi juga di jajaran komisioner yang lain," ujarnya.

Selain itu, Djarot sudah menyampaikan kepada Sumarsono bahwa dirinya sudah datang lebih awal sebelum adanya orang KPU yang hadir.

"Saya sampaikan kepada Pak Marno saya sampaikan, saya datang itu jauh tepat waktu banget, sebelum acara dimulai saya masuk datang ga ada yang sambut," katanya.

"Sendiri saya di VIP sebelum jam 7 saya udah ke sana, jam 7 kurang 10 loh saya datang ke sana enggak ada orang," tambahnya.

Saat sesampainya Djarot di ruangan yang sepi tersebut, kemudian Djarot dihampiri oleh salah seorang petugas KPU yang kebetulan orang tersebut adalah Sekretaris KPU tersebut.

"Ada satu orang petugas akhirnya menemui saya, itu Sekretaris KPU, sehingga saya ngobrol dengan Sekretaris KPU di ruang VIP, tapi semua komisioner masih belum ada," tuturnya.

Dengan adanya hal tersebut, Djarot hanya memberikan komentar agar ke depan KPU DKI Jakarta bisa lebih baik lagi.

"Tapi itu enggak apa-apa sebagai umpan balik buat kita semoga kedepannya lebih baik lagi," tutupnya.

Baca juga:
Ini empat skema hunian Ahok untuk warga Jakarta
PSI klaim sebagai partai yang 100 persen dukung Ahok-Djarot
Didukung Papernusa, Djarot sebut DKI butuh pemimpin jujur & berani
MS Kaban: Anies-Sandi beri kemaslahatan warga Jakarta
Djarot mengidolakan sosok Bima dalam lakon wayang
Tak hadir acara relawan, Djarot dikabarkan dipanggil Megawati
Anies-Sandiaga dianggap bisa diuntungkan adanya isu SARA

(mdk/hrs)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.