LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Djarot harap debat kedua tidak menyerang karakter pribadi

Djarot harap debat kedua tidak menyerang karakter pribadi. Djarot juga menyarankan agar kelompok masyarakat yang dilibatkan dalam debat kedua benar-benar netral dan tidak ada keberpihakan pada calon tertentu.

2017-03-30 13:49:51
Pilgub DKI
Advertisement

Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta nomor urut dua Djarot Saiful Hidayat belum mengetahui detil format debat terbuka yang akan diselenggarakan KPU DKI Jakarta. Rencananya debat putaran kedua ini akan diselenggarakan pada ‎12 April 2017.

Djarot berharap debat terakhir dalam Pilkada DKI 2017 berjalan dengan baik. Sehingga nantinya kedua pasangan calon yang hadir dapat memaparkan gagasannya, bukan malah sibuk menyerah personal saingannya di hadapan seluruh pemirsa.

"Saya berharap format debat bisa elaborate sampai detail sehingga masing-masing pasangan tidak sibuk menyerang karakter orang," tegas Djarot di kawasan Lubang Buaya, Makassar, Jakarta Timur, Kamis (30/3).

Advertisement

Politisi PDIP ini akan mengikuti mekanisme debat yang akan diatur lembaga penyelenggara pemilu. Namun, dia meminta agar rencana melibatkan warga dalam debat harus objektif dan independen.

"Intinya adalah kami Basuki-Djarot akan ikut apapun yang didesain rencanakan KPU. Kalau memang harus melibatkan kelompok warga harus ada jaminan itu betul-betul murni. Yang artinya independen tidak berpihak satu dan yang lain," katanya.

Mantan Wali Kota Blitar ini mengungkapkan, warga yang rencana akan dihadirkan untuk bertanya kepada masing-masing pasangan calon harus merepresentasikan persoalan ibu kota. Sehingga nantinya, apa yang dijelaskan dapat menjabarkan visi misi calon sebagai gambaran saat memilih pada 19 April 2017.

Advertisement

‎"Saran saya lebih baik melibatkan komunitas yang terkait misalnya tema debat, visi dan misi paslon. Misalnya komunitas tentang kaum disabilitas, perempuan dan anak, transportasi. Itu yang saya pikir. Kalau menurut hemat saya bisa dilibatkan. Dengan catatan betul-betul independen," paparnya.

Djarot menjelaskan, debat ini untuk memantapkan warga ibu kota dalam memilih calon pemimpin bagi Pemprov DKI Jakarta. Sehingga nantinya masyarakat dapat mengetahui akan seperti‎ apa ke depannya ibukota akan dibangun.

‎"Menyelesaikan semua ini tidak cukup 5 tahun maka saya, Pak Basuki berjuang betul agar program ini konsisten sampe dua periode, berarti 10 tahun. Apa cukup, tidak. Ini yang kami sebut dengan pembangunan yang berkelanjutan. Karena apa yang menikmati yang kita kerjakan sekarang bukan hanya kita tapi anak keturunan kita bagaimana perlindungan ke warga," terangnya.

Baca juga:
Anies-Sandi dihujani laporan ke polisi
Gerindra: Keberpihakan Istana pada Ahok-Djarot terlalu kuat
Konsep rumah DP nol rupiah dinilai masih sulit dipahami warga
Golkar kerahkan kekuatan muslim menangkan Ahok di Jaksel
Sandiaga Uno disebut tak kenal pelapor kasus penggelapan
Bawaslu DKI: Dari 1.230 spanduk diturunkan, 630 bernada provokatif
Ketua KPU DKI: Putaran kedua Pilgub DKI ada tambahan DPS 156.000

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.