Diusung PKS, Mardani segera jalani fit and proper tes di Gerindra
Uji kelayakan dan kepatutan ini sudah diikuti dua birokrat DKI lainnya, yakni Sylviana Murni dan Saefullah.
Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengklaim sudah terjadi kesepakatan dengan Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) untuk mengusung pasangan Sandiaga Uno dan Mardani Ali Sera. Meski begitu, Gerindra akan melakukan uji kelayakan dan kepatutan sebelum mendaftarkan keduanya ke KPU DKI Jakarta.
Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta, Mohamad Taufik mengungkapkan Mardani Ali Sera akan menjalani uji kelayakan dan kepatutan sebelum dipasangkan dengan kader mereka. Ujian itu akan dilakukan dalam waktu dekat.
"Besok rencananya Mardani Ali Sera akan menjalani 'fit and proper test' sebagai Cawagub pendamping Sandiaga," kata Taufik di Jakarta, Jumat (9/9).
Uji kelayakan dan kepatutan ini sudah dijalani oleh dua bakal calon Wakil Gubernur DKI Jakarta lainnya, yakni Sylviana Murni dan Saefullah. Selain PKS, Taufik mengklaim Sandiaga Uno akan mendapatkan dukungan dari sejumlah partai politik lainnya.
"Selain PKB, PKS partai lain yang akan memberikan dukungannya adalah Demokrat, PPP dan PAN," kata Taufik.
Sebelumnya, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengklaim Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) sepakat untuk mengusung pasangan Sandiaga Uno dan Mardani Ali Sera sebagai Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta.
"PKS bersama Gerindra sepakat untuk mengusung duet Sandiaga Uno-Mardani Ali Sera sebagai Cagub dan Cawagub DKI di Pilkada 2017," kata Presiden PKS Sohibul Iman dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Jumat (9/9).
Sohibul usul memasangkan keduanya itu berdasarkan penetapan dari Dewan Pimpinan Tingkat Pusat (DPTP) PKS kepada seluruh Pengurus Wilayah PKS DKI Jakarta dan kader ahli PKS di Kantor DPP PKS. Pertimbangan untuk mengusung duet tersebut didasarkan pada beberapa hal, yaitu hasil survei, jumlah kursi PKS di DPRD DKI, dan komunikasi politik ke partai lain.
Baca juga:
PKS klaim Gerindra sepakat usung pasangan Sandi Uno-Mardani Ali Sera
Soal dirinya dibarter dengan Budi Gunawan, Ahok bilang itu gosip
Ahok mau gandeng Maia Estianti jadi Wagub karena cicit Tjokroaminoto
Yorris sebut besok PDIP deklarasi Ahok-Djarot
Ahok yang lagi tergila-gila Maia Estianty