LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Diusulkan dipecat dari Golkar, Yorrys anggap hanya lucu-lucuan

Diusulkan dipecat dari Golkar, Yorrys anggap hanya lucu-lucuan. Menurutnya, pemecatan dari keanggotaan partai tak mudah dilakukan. Sebab, pengusulan pemecatan harus diusulkan oleh mereka yang masuk dalam struktur partai.

2017-04-27 14:12:20
Setya Novanto Ketum Golkar
Advertisement

Sejumlah pengurus Partai Golkar mengusulkan Koordinator Bidang Polhukam Partai Golkar Yorrys Raweyai dipecat usai melontarkan pernyataan yang menyebut Ketua Umum Setya Novanto akan menyandang status tersangka dalam kasus e-KTP.

Yorrys menanggapi santai usulan tersebut. Dia menilai mereka yang mengusulkan pemecatannya bukanlah pengurus inti partai berlambang pohon beringin.

"Nah yang ngomong saya harus dipecat tidak ada dalam struktur, tidak punya kewenangan. Mereka ini siapa? Kita anggap lucu-lucu saja," ujar Yorrys di kawasan Ciputat, Tangerang Selatan, Kamis (27/4).

Advertisement

Dia menjelaskan, pemecatan dari keanggotaan partai tak mudah dilakukan. Sebab, pengusulan pemecatan harus diusulkan oleh mereka yang masuk dalam struktur partai.

"Kita ada mekanisme. Yang berhak usulkan dan lakukan sanksi harus ada. Jadi kalau berorganisasi AD/ART, tata kerja," kata Yorrys

Seperti diketahui, saat menyebutkan Setya Novanto akan menyandang status tersangka dalam kasus e-KTP, Ketua Harian Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) Erwin Ricardo Silalahi dan Ketua Bappilu Wilayah Timur Golkar Aziz Samuel mendesak Yorrys Raweyai dipecat dari keanggotaan partai.

Advertisement
(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.