Disebut Tak Solid Dukung Jokowi, Ini Cara PPP Satukan Suara Kader
Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani mengungkap salah satu strategi agar partainya solid mendukung pada pasangan capres-cawapres nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) dan Ma'ruf Amin. Salah satu caranya dengan melakukan micro canvasing dan micro targeting.
Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani mengungkap salah satu strategi agar partainya solid mendukung pada pasangan capres-cawapres nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) dan Ma'ruf Amin. Salah satu caranya dengan melakukan micro canvasing dan micro targeting.
Dalam survei indikator dikatakan ada 14 partai yang belum solid mendukung pasangan capres-cawapresnya di Pilpres 2019. Di antaranya PPP dimana 43,2 persen kadernya masih mendukung pasangan capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno.
"Ya micro canvassing dan micro targeting. Kalau dilihat Pak Romi itu jadi Ketum dia tidak nyaleg. Salah satu alasannya ya itu agar bisa kemana-mana," kata Arsul di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (24/1).
Menurutnya, tidak ada cara lain selain melakukan micro canvasing dan mico targeting. Dimana PPP berusaha turun langsung dan melakukan sosialisasi langsung.
"Kalau kita kontrol lewat medsos kan yang ada ribut saja di medsos. Maka satu satunya cara ya dengan micro targeting, micro canvasing. Datangi orangnya, diajak diberi informasi tentang yang sebenarnya," ungkapnya.
Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf itu juga menegaskan, persentase kadernya yang mendukung pasangan capres-cawapresnya terus bertambah. Walaupun belum bisa dibandingkan dengan persentase dukungan PDIP, PKB atau NasDem.
"Kalau dibandingkan denga PDIP, PKB, NasDem memang tidak bisa dibandingkan. Karena pada 2014 mereka kan sudah bersama Pak Jokowi," ucapnya.
Baca juga:
Dulu Dukung Prabowo, PPP Anggap Wajar Kadernya Belum Penuh Dukung Jokowi
Ketum PPP Usul Jokowi Naikkan PKH Dua Kali Lipat
Tokoh PPP: Kalau Ada Kader Akar Rumput Dukung Jokowi Sampai 25%, Luar Biasa
Pendiri Mega Bintang Nilai Sekjen PDIP Tak Paham Sejarah
PPP-PDIP Bangkitkan Kembali Koalisi Mega-Bintang yang Dulu Goyang Orde Baru
PPP Minta Amien Rais Fokus Bereskan Dinamika Internal PAN
Hasto Singgung Sikap Prabowo soal Palestina saat Bertandang ke Rumah Pimpinan PPP