Din Syamsuddin Dukung Zulkifli Hasan Jadi Capres atau Cawapres 2024
Din juga menegaskan bahwa kedatangan Zulhas bukan untuk memintanya bergabung dengan PAN.
Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan (Zulhas) menyambangi kediaman mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah periode 2005-2010 Din Syamsuddin di Pondok Labu, Jakarta Selatan pada Kamis (23/2).
Dalam pertemuan tersebut, Din menegaskan bahwa kedatangan Zulhas bukan untuk memintanya bergabung dengan PAN. Keduanya juga tidak membahas soal calon presiden (capres) pada Pilpres 2024.
"Tidak ada sepatah kata pun Ketua Umum DPP PAN melamar saya untuk menjadi calon presiden. Tidak ada sepatah kata pun," kata Din sambil tertawa.
Din menambahkan, ia mendukung Zulhas untuk menjadi capres ataupun calon wakil presiden (cawapres) di Pilpres 2024.
"Bahkan, saya tadi mendorong. Ini Ketua Umum DPP PAN ini layak untuk menjadi calon. Kalau tidak calon presiden, calon wakil presiden. Kalau beliau bersedia dan nanti dinyatakan oleh entah koalisi mana, menjadi calon wakil presiden, Insya Allah saya akan mendukung beliau," ujar Din.
Din menjelaskan bahwa dirinya ikut mendirikan partai politik baru, yaitu Partai Pelita. Namun, partai tersebut tak lolos verifikasi administratif Pemilu 2024.
"Namun, Partai Pelita ini sebagai sebuah entitas politik yang legal, berdasarkan SK Menkumham, akan tetap eksis. Hanya tidak ikut Pemilu," ucap Din.
Adapun pada 7 Maret mendatang, Partai Pelita akan menggelar rapat untuk menentukan langkah-langkah politik ke depan. Din menegaskan, partainya berkomitmen melakukan pendidikan politik, membentuk budaya politik, dan menjadi pengontrol sosial politik.
"Mungkin juga akan kita lakukan judicial review terhadap produk partai-partai yang eksisting dan akan ada pertemuan pertemuan besar di daerah-daerah yang akan saya hadiri," tambah Din.
(mdk/tin)