Didukung alim ulama, Ma'ruf Amin harap jadi rujukan umat
Ma'ruf juga menegaskan bakal merangkul semua pihak tanpa melihat agamanya. Dia mengaku banyak dituding sebaliknya. "Banyak orang mengatakan Ma'ruf Amin ga ngajak-ngajak. Saya ngajak banyak orang, jangankan Muslim non Muslim saja saya ajak. Kecuali yang tidak mau," ucapnya.
Sejumlah ulama menyatakan dukungan terhadap pasangan calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) dan Ma'ruf Amin berdasarkan hasil mudzakarah alim ulama. Ittifaq (kesepakatan) ulama itu menyatakan Jokowi-Ma'ruf sebagai pasangan capres yang memenuhi kriteria.
Cawapres Ma'ruf Amin berharap kesepakatan para ulama itu memantapkan suara umat Islam. Terutama bagi yang belum menentukan pilihan pada Pilpres 2019.
"Mudah-mudahan dengan adanya keputusan mudzakarah hari ini akan menjadikan suatu panduan karena didasarkan kriteria-kriteria yang jelas," ujar Ma'ruf dalam sambutannya saat penutupan mudzakarah di Hotel Mercure Ancol, Jakarta Utara, Minggu (4/11).
Ma'ruf mengatakan kriteria yang diberikan merupakan sesuai dengan Ijtima Majelis Ulama Indonesia. Yaitu pemimpin yang beriman, jujur, terpercaya, transparan, berkompetensi, arif, santun, dan memiliki komitmen kebangsaan dan keumatan.
"Ini satu hal penting dan mudah-mudahan menjadi rujukan bagi masyarakat," kata Ketua MUI itu.
Selain itu, Ma'ruf juga menegaskan bakal merangkul semua pihak tanpa melihat agamanya. Dia mengaku banyak dituding sebaliknya.
"Banyak orang mengatakan Ma'ruf Amin ga ngajak-ngajak. Saya ngajak banyak orang, jangankan Muslim non Muslim saja saya ajak. Kecuali yang tidak mau," ucapnya.
Baca juga:
Ma'ruf Amin dan Erick Thohir akan resmikan Rumah Aspirasi Rakyat #01 hari ini
Jokowi: Kalau buat isu yang cerdas gitu lho
NasDem: Hak kubu Prabowo mau berantem atau solid, tapi kami lihat mereka rapuh
Luhut dan Sri Mulyani dicecar maksud acungkan 1 jari di acara IMF-World Bank
Acungkan 1 jari di IMF-World Bank, Luhut klaim tak ada pelanggaran kampanye
Jumat sore, Luhut dan Sri Mulyani penuhi panggilan Bawaslu
Hanura nilai Pilpres 2019 nyaris selesai, PKS sebut Gede Pasek lebay!