LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Dianggap tak netral di Pilkada, begini penjelasan PNS di Yogyakarta

Dianggap tak netral di Pilkada, begini penjelasan PNS di Yogyakarta. PNS yang bekerja di dinas pariwisata Yogyakarta ini dinilai tak netral hanya karena menyebarkan broadcast di whatsapp. Bahkan, dia sampai didemo.

2017-02-13 21:14:00
Pilkada Daerah Istimewa Yogyakarta
Advertisement

Pegawai negeri sipil (PNS) yang diduga melakukan dugaan tidak netral dalam pemilihan kepala daerah (pilkada) Yogyakarta memberikan klarifikasinya. Sekretaris yang juga menjabat sebagai Pelaksana tugas (Plt) Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta, Yunianto Dwisutono membantah ikut-ikutan pilkada.

"Saya memang menyebar broadcast di grup whatsapp UPT Malioboro. Tetapi saya tidak hanya menyebar broadcast dari satu pasangan calon (paslon) saja. Keduanya saya sebar ke grup kok," ujar Yunianto ketika ditemui di Komplek Balaikota Yogyakarta, Senin (13/2).

Yunianto menambahkan, ketika menyebarkan broadcast ke grup memang ada jeda dari satu pesan ke pesan yang lainnya. Meskipun demikian, sambung Yunianto, jarak pengiriman antar satu pesan ke pesan yang lain tidaklah terlalu lama.

"Ketika itu saya juga kirim tiga pesan, pertama memang untuk calon nomor dua, kemudian tidak sampai satu jam calon nomor satu dan saya closing imbauan agar tidak golput," terang Yunianto.

PNS di Yogyakarta dianggap tak netral ©2017 Merdeka.com/purnomo edi



Yunianto memaparkan, pesan yang disebar di grup UPT Malioboro dibagikan pada tanggal 4 Februari yang lalu. Yunianto pun mempertanyakan kenapa pesan yang disebarnya baru dipermasalahkan di hari tenang Pilkada Yogyakarta.

"Broadcast yang saya sebar bukan buatan saya sendiri. Itu saya dapat broadcast kemudian saya bagikan ke grup whatsapp UPT Malioboro. Tujuannya supaya tidak ada yang golput," jelas Yunianto.

Menanggapi pelaporan yang dilakukan karena dirinya diduga tidak netral, Yunianto mengakui siap untuk memertanggung jawabkan perbuatannya. Yunianto pun siap ketika akan dipanggil oleh Panwas Kota Yogyakarta.

"Saya siap. Tadi juga sudah dipanggil Plt Walikota Pak Sulistyo dan saya jelaskan bagaimana keadaan sebenarnya. Saya siap jelaskan juga ke Panwas Kota Yogyakarta," beber Yunianto.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Yunianto dilaporkan oleh Tim Pemenangan Pemilu DPC PDIP, Fokky Ardiyanto ke Panwas Kota Yogyakarta pada Senin (13/2). Yunianto dilaporkan karena dianggap tidak netral di Pilkada Yogyakarta padahal berstatus PNS. Yunianto dianggap tak netral karena membagikan broadcast paslon nomor dua, Haryadi dan Heroe di grup whatsapp UPT Malioboro.

Advertisement

Baca juga:
Laman resmi KPU Yogyakarta diretas hacker
Megawati minta kader yang diusung jadi kepala daerah utamakan budaya
Imam-Fadli komit jadikan Yogyakarta kota cerdas berbasis budaya
Haryadi Suyuti daftar jadi incumbent calon Wali kota Yogyakarta
Spanduk dukung Imam Prioyono di Plengkung Gading Jogja tuai kritik
Garin Nugroho terpilih jadi calon wali kota dari JOINT
Dukung calon Walkot independen di Yogya, Busyro siap berikan KTP

(mdk/rnd)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.