Di hadapan pendukungnya, Prabowo serukan tak boleh putus asa di Indonesia
Menurut Prabowo, tugas pemimpin hanya dua yakni membela dan mengurangi penderitaan rakyat. Tuntutan seorang pemimpin itu sederhana tapi berat. "Tidak boleh lapar di Indonesia, tidak boleh ada putus asa di Indonesia," imbuhnya.
Pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno telah mendaftar diri sebagai calon presiden dan wakil presiden ke Komisi Pemilihan Umum (KPU). Usai mendaftar, Prabowo menyapa dan berorasi di hadapan massa pendukungnya.
Mantan Danjen Kopassus itu berterima kasih kepada massa yang militan mendukungnya. Sebab, dia menegaskan, keputusannya untuk maju di Pilpres 2019 adalah untuk kepentingan rakyat.
"Terima kasih saya kepada kalian dan dukungan saudara saudara saya dapat berita bahwa saudara saudara longmarch jalan kaki dari Surabaya. Luar biasa terimakasih," katanya di depan Kantor KPU, Jumat (10/8).
Prabowo pun siap menyumbangkan segala tenaga, energi dan pikirannya untuk Republik Indonesia. Terutama kepentingan rakyat.
"Dan yakin lah yang benar selalu yang menang dan Allah SWT Maha Kuasa selalu berada di pihak yang benar. membela rakyat miskin itu bener membela rakyat susah itu bener, membela Indonesia itu bener, kekayaan Indonesia untuk rakyat Indonesia, itu tekad saya dan Sandiaga Uno," tegasnya.
Menurut Prabowo, tugas pemimpin hanya dua yakni membela dan mengurangi penderitaan rakyat. Tuntutan seorang pemimpin itu sederhana tapi berat. "Tidak boleh lapar di Indonesia, tidak boleh ada putus asa di Indonesia," imbuhnya.
"Kita tidak mau antek bangsa lain, kita tidak mau jadi kacung dan budak bangsa lain. Saudara kalau kalian miskin, jangan sampai anakmu miskin juga, kalau anakmu miskin kita gagal jadi Republik," tambahnya tegas.
Lebih lanjut, Prabowo juga berjanji akan berjuang untuk kaum buruh yang pertama kali mendukungnya jadi calon Presiden. Bahkan, dia juga mendapatkan ikat kepala dari massa serikat buruh. Untuk diketahui, duet Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno di dukung oleh Partai Gerindra, PAN, PKS serta Demokrat.
(mdk/fik)