LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Di Hadapan Kader PDIP, Hasto Sindir Soal Petai Jadi Topi Hingga Ziarah Makam

Hasto meminta para kader partai berlambang banteng bermoncong putih ini untuk terus menyosialisasikan keberhasilan Presiden Jokowi kepada masyarakat.

2018-11-18 17:32:00
Pilpres 2019
Advertisement

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto membakar semangat kader-kader partainya di Lamongan, Jawa Timur untuk merebut kemenangan Pemilihan Legislatif dan Pemilihan Presiden 2019. Hal ini disampaikan di rapat konsolidasi partai dalam rangka safari kebangsaan.

"Memenangkan Pileg dan Pilpres 2019 ini merupakan satu tarikan napas perjuangan. Sanggup?" ucap Hasto yang kemudian dibalas kata sanggup oleh kadernya di Lamongan, Jawa Timur, Minggu (18/11).

Dia lantas membacakan perintah harian Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Hasto meminta semua kader harus melaksanakan perintah harian tersebut. Hasto juga meminta para kader partai berlambang banteng bermoncong putih ini untuk terus menyosialisasikan keberhasilan Presiden Jokowi kepada masyarakat.

Advertisement

Mulai dari manfaat Kartu Indonesia Sehat (KIS), Kartu Indonesia Pintar (KIP), Program Keluarga Harapan (PKH). Kemudian, pembangunan infratruktur yang bisa membangun koneksitas antarmanusia dan antar daerah. Perhatian pemerintah juga diberikan lewat dana desa, karena desa merupakan orientasi utama pertumbuhan ekonomi, dan pusat kebudayaan.

"Memperjuangkan bukan sekadar menjadikan Pak Jokowi sebagai presiden dan Pak KH Ma'ruf Amin sebagai wakil presiden, tapi perjuangan masa depan bersama untuk Indonesia Raya," jelas Hasto.

Advertisement

Politikus asal Yogyakarta itu pun menyampaikan pesan Megawati bahwa yang diperjuangkan bukan hanya kemenangan Jokowi-Ma'ruf. Namun, masa depan bangsa dan seluruh rakyat Indonesia. Dia menuturkan, Jokowi adalah pemimpin yang lahir dari rahim kepemimpinan rakyat, berproses dari bawah.

"Kalau Pak Jokowi tumbuh dari bawah, KH Maruf juga dari bawah. Beliau ulama, menjadi rais aam PBNU, keluarga besar Nahdliyin, dan karena kebijaksanaannya dipercaya menjadi ketua umum MUI," ungkap Hasto.

Hasto menegaskan, sebagai pemimpin yang tumbuh dari bawah dan rakyat, maka tidak mungkin Jokowi-Ma'ruf berbuat macam-macam.

"Beliau lahir dari rahim kepemimpinan rakyat. Sangat memahami budaya kita. Beda di sana. Ziarah makam saja tidak tahu," katanya.

Dia menilai ada pihak tertentu yang tidak mau menjadikan kampanye pilpres ini untuk adu rekam jejak karena masa lalunya suram. Kemudian tidak mau adu prestasi karena tidak ada prestasinya. "Mau adu program, apa programnya?" sindir Hasto.

Sisi lain, lanjut Hasto, Jokowi adalah pemimpin yang tumbuh dari bawah dan banyak berdialog dengan masyarakat termasuk petani.

"Jadi beliau sudah tahu bagaimana pasar dibangun dan dialog dengan petani sehingga tahu petai itu untuk dimakan buka jadi topi. Itulah pemimpin yang lahir dari bawah," pungkasnya.

Reporter: Putu Merta Surya Putra
Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Sekjen Tegaskan Kantor PDIP Rumah Rakyat, Bisa Dipakai Rapat PKK Hingga Hajatan Warga
PDIP Nilai Pengakuan KAMI Pemasang Poster 'Jokowi Raja' Tak Masuk Akal
Hasto Soal Sindiran #petrukjadiraja Fadli Zon: Biar Nikita Mirzani Jawab
Langkah Simbolik PDIP Menangkan Jokowi-Ma'ruf di Jabar Buat Pilpres 2019
Hasto Soal Poster 'Raja Jokowi': Ya Itu Pak Jokowi, Tapi Bukan Dari PDIP
Hasto Minta Kader Indramayu-Cirebon Tak Terbuai Hasil Survei: Target 60% Buat Jokowi

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.