LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Dewan Pakar Golkar dorong Airlangga Hartarto jadi Cawapres Jokowi

Dewan Pakar Partai Golkar mengusulkan nama Ketua Umum Airlangga Hartarto sebagai cawapres dari kader internal. Hal ini merupakan hasil pertemuan Pengurus Pusat partai berlambang beringin itu dengan Dewan Pakar di kantor DPP, Jalan Anggrek Neli, Slipi, Jakarta Barat, Selasa (16/4) malam.

2018-04-17 23:20:02
Pilpres 2019
Advertisement

Dewan Pakar Partai Golkar mengusulkan nama Ketua Umum Airlangga Hartarto sebagai cawapres dari kader internal. Hal ini merupakan hasil pertemuan Pengurus Pusat partai berlambang beringin itu dengan Dewan Pakar di kantor DPP, Jalan Anggrek Neli, Slipi, Jakarta Barat, Selasa (16/4) malam.

Ketua Dewan Pakar Golkar Agung Laksono mengatakan, pihaknya tidak akan mendorong-dorong nama Airlangga kepada Joko Widodo. Namun, jika Jokowi yang memutuskan mengambil cawapres dari internal partai, maka Golkar sepakat akan mengusung Menteri Perindustrian itu.

"Bilamana pak presiden meminta cawapresnya dari kader Golkar, maka Golkar sudah siap. Untuk itu Dewan Pakar sudah sepakat mengusung bilamana diminta adalah Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto," ujar Agung usai rapat.

Advertisement

Agung menjelaskan, beberapa alasan Dewan Pakar mengusulkan Airlangga Hartarto sebagai cawapres dari internal partai. Airlangga dinilai telah memiliki chemistry dengan Joko Widodo karena dia sampai saat ini masuk kabinet dan tetap dipercaya sampai tahun terakhir Jokowi.

Airlangga pun diyakini mampu mendongkrak elektabilitas Jokowi. Agung menambahkan Dewan Pakar juga beralasan agar tidak terjadi perpecahan di tubuh Golkar.

"Sekaligus menghindari perpecahan di internal. Sekaligus tetap kompak," imbuh Agung.

Advertisement

Sementara itu, Airlangga irit bicara atas usulan Dewan Pakar tersebut. Dia mengatakan pembahasan cawapres secara formal setelah penyelenggaraan pilkada serentak selesai.

"Tadi sesuai dengan apa yang dibahas, akan kita bahas pasca pilkada," ucapnya.

Baca juga:
Fahri: Prabowo hatinya bersih, orang yang memaki dia saja diterima lagi
PAN buka peluang duet Gatot Nurmantyo dan Zulkifli Hasan di Pilpres 2019
Gerindra ragukan sumber media asing yang sebut Prabowo minta jatah menteri
Wacana duet Jokowi-Prabowo, PDIP terus komunikasi dengan Gerindra
Gebrakan GOJO dukung Jokowi
Gerindra sebut ada partai 'hijau' di kubu Jokowi akan merapat ke Prabowo
PDIP sebut isu Prabowo tidak jadi capres merupakan harapan PKS

(mdk/rnd)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.